faktakalbar

Bukan Perundungan, Inilah Kronologi Sebenarnya Perkelahian Santri di Kubu Raya

Penulis: Redaksi Wednesday, 17 September 2025 📖 1 menit
Bukan Perundungan, Inilah Kronologi Sebenarnya Perkelahian Santri di Kubu Raya
Faktakalbar.id, KUBU RAYA - Kasus video viral yang sempat menghebohkan masyarakat Kubu Raya, mengenai dugaan perundungan seorang santri oleh tenaga pendidiknya di Pondok Pesantren Asy-Sayfi’iyah , kini telah berakhir damai. Setelah mediasi yang melibatkan berbagai pihak, terungkap bahwa narasi yang beredar di media sosial adalah hoaks. Pihak kepolisian , melalui Bhabinkamtibmas Desa Punggur Kecil, Aipda Deni Ardiansyah, mengonfirmasi bahwa tidak ada perundungan yang dilakukan oleh tenaga pendidik. Baca Juga: Bukan Dibully Tenaga Pendidik: Polisi Ungkap Fakta Perkelahian Antarsantri di Kubu Raya Kejadian sebenarnya hanyalah perkelahian antarsantri yang dipicu oleh kesalahpahaman. Peristiwa ini bermula saat dua santri ditegur karena bergurau pada jam istirahat. Salah satu santri yang tidak terima kemudian memicu perkelahian dengan temannya. Setelah kejadian tersebut, salah satu santri melarikan diri dan mengaku dipukul kepada seorang warga, yang kemudian merekam pengakuan itu. Video inilah yang menjadi awal mula narasi palsu. Kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalur restorative justice di Kantor Desa Punggur Kecil. Orang tua kedua santri, pengurus pondok, dan pihak kepolisian sepakat untuk menyelesaikan masalah ini dengan damai, dan kedua santri sudah kembali beraktivitas normal di pondok. Baca Juga: Pemkab Sintang Tegaskan Perbup Jam Malam yang Beredar di WhatsApp Adalah Hoaks Menanggapi kasus ini, Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. "Kami harap warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila ada persoalan, sebaiknya langsung dikomunikasikan dengan pihak terkait," tegasnya. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Kecerobohan dalam berbagi video dan berita bisa menimbulkan kesalahpahaman yang merugikan banyak pihak. Pentingnya klarifikasi video viral ini menunjukkan bahwa tidak semua yang beredar di media sosial adalah fakta. Oleh karena itu, mari kita lebih berhati-hati dan tidak mudah termakan isu yang belum pasti. Baca Juga: Heboh! Tersebar Video Korban Begal di Kubu Raya ,Ternyata Hoaks (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK