Bupati Satono Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029: Arahkan Sambas Menuju Kabupaten Berkah dan Berkemajuan
Faktakalbar.id, SAMBAS -
Bupati Sambas, H. Satono, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (
Musrenbang
) RPJMD Kabupaten Sambas Tahun 2025-2029, yang juga dirangkaikan dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menegaskan bahwa Musrenbang ini memiliki peran strategis dalam mengarahkan pembangunan Kabupaten Sambas menuju kabupaten yang berkah dan berkemajuan.
"Musrenbang kali ini tidak hanya membahas RPJMD 2025-2029, tetapi juga RKPD 2026 yang menjadi pijakan awal bagi arah pembangunan jangka menengah dan tahunan. Ini penting agar Sambas terus melangkah maju dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
Baca Juga:
Bupati Satono Ajak HIPMI Sambas Bangun Sinergi dan Kembangkan Potensi Ekonomi Daerah
Ia juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan Musrenbang ini telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, yakni berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 serta Keputusan Menteri Dalam Negeri sesuai regulasi yang berlaku.
Bupati Satono menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam pembangunan daerah, mengingat 70 persen masyarakat Kabupaten Sambas bekerja di sektor pertanian. Sambas hingga kini masih menjadi salah satu lumbung pangan di Kalimantan Barat.
“Produksi beras kita mencapai 169 ribu ton, sementara konsumsi hanya sekitar 120 ribu ton. Artinya kita surplus lebih dari 40 ribu ton. Ini kekuatan besar yang harus terus kita jaga dan tingkatkan,” jelasnya.
Menghadapi tahun 2026, Satono menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang progresif. Ia menegaskan bahwa kemajuan ekonomi tidak hanya bergantung pada kepemimpinan kepala daerah, tetapi kolaborasi dari semua pihak.
“Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sambas bukan semata karena hebatnya Bupati atau Wakil Bupati, tapi bagaimana seluruh elemen bersatu dan bergerak bersama,” tegasnya.
Bupati Satono juga menyinggung potensi besar Kabupaten Sambas, baik dari segi sumber daya manusia (SDM), sumber daya alam (SDA), hingga kekayaan budaya dan sektor wisata. Ia optimistis potensi ini bisa dikelola untuk meningkatkan daya saing daerah.
“Kita punya SDM dan SDA yang luar biasa. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita bahkan dua tahun berturut-turut menjadi yang tertinggi di Kalimantan Barat. Ini membuktikan bahwa Sambas siap menjadi kabupaten yang berdaya saing tinggi,” pungkasnya.
(DNS)
Baca Juga:
Ria Norsan Hadiri Musrenbang RPJMD Sambas, Tekankan Keselarasan Pembangunan
Tag:
#Berita Sambas
#FaktaKalbar.id
#Kabupaten Sambas
#ekonomi Sambas
#Bupati Satono
#musrenbang rpjmd
#pembangunan sambas
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.