faktakalbar

Bupati Satono Harap Jagung Jadi Andalan Baru Sambas

Penulis: Redaksi Friday, 08 August 2025 📖 2 menit
Bupati Satono Harap Jagung Jadi Andalan Baru Sambas
Faktakalbar.id, SAMBAS – Bupati Sambas Satono menghadiri kegiatan tanam jagung serentak dengan skema Satu Desa Satu Hektare di Kecamatan Subah, yang dipusatkan di Desa Sabung, Kamis (07/08/2025). Baca Juga:   Ratusan Jamaah Haji Sambas Tiba, Disambut Haru Bupati Satono Dalam sambutannya, Satono menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, terutama Camat Subah, atas dukungan terhadap program ketahanan pangan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan di bidang pertanian. " Terima kasih kepada kita semua, terutama Ibu Camat, dan juga kepada semua yang hadir. Ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program penguatan swasembada pangan. Terima kasih juga kepada Pak Kapolres yang terus mendorong kesuksesan penanaman jagung ," ucapnya. Bupati Satono berharap jagung bisa menjadi komoditas unggulan baru di Kabupaten Sambas, menyusul keberhasilan daerah tersebut dalam produksi beras. Ia menegaskan perlunya pengawalan serius dari proses penanaman hingga panen. " Kita terkenal dengan surplus beras, tapi ke depan kita juga ingin menjadikan jagung sebagai primadona. Namun ini semua tergantung pada kita semua. Harus ada pengawalan serius dari penanaman hingga panen ," katanya. Ia juga menyoroti pentingnya peran penyuluh, serta perhatian terhadap irigasi terutama di musim kemarau. Satono menyatakan petani tidak boleh bekerja sendiri dan butuh dukungan penuh dari pemerintah dan institusi terkait. " Petani tidak boleh dibiarkan jalan sendiri. Maka dari itu hadir Pemda, Kepolisian, Kejaksaan, TNI, semuanya untuk mendorong ketahanan pangan seperti yang diharapkan Presiden. Satu hektare itu bisa panen lima ton jika dimaksimalkan ," tambahnya. Bupati Satono juga mengingatkan para petani untuk tetap bersyukur setelah panen dengan mengeluarkan zakat dan infaq dari hasil pertanian mereka. Baca Juga:   Polres Sambas dan Pemda Genjot Swasembada Jagung Lewat Program Desa " Apapun latar belakang agamanya, setelah panen nanti jangan lupa infaq dan zakat. Baik itu dari sawit, padi, maupun jagung ," pesannya. Sementara itu, Camat Subah Rita Ahie mengatakan antusiasme desa-desa di Kecamatan Subah sangat tinggi. Bahkan beberapa desa menanam lebih dari satu hektare jagung. " Tidak semua desa hanya menanam satu hektare, ada yang dua hektare bahkan tiga. Ini menunjukkan semangat dan kekompakan yang luar biasa dari para kepala desa, " ujarnya. Rita menjelaskan penanaman dilakukan bertahap di 13 desa. Kecamatan Subah juga aktif mendokumentasikan kegiatan melalui video dan foto sebagai bentuk pelaporan serta antisipasi kendala teknis. " Kami menggunakan bibit jagung NK Perkasa dan terus menjaga perawatannya agar hasilnya maksimal. Kami juga membentuk tim pengawasan dan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan warga ," jelasnya. Ia menambahkan bahwa Kecamatan Subah memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal, termasuk tanaman sayur, cabai, dan peternakan seperti kambing dan ayam. " Sudah ada 17 hektare lahan yang siap ditanami jagung, dan desa lain juga sedang menambah lahannya. Ini membuktikan bahwa Subah punya semangat besar untuk ketahanan pangan ," pungkasnya. (DNS)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK