Apresiasi Sinergi TNI-Polri, Bupati Sujiwo Siapkan Insentif Bagi Relawan Damkar
Faktakalbar.id, KUBU RAYA
– Bupati
Kubu Raya
,
Sujiwo
menyampaikan apresiasi mendalam kepada TNI, Polri, dan relawan pemadam kebakaran yang dinilainya menjadi motor percepatan pembangunan sekaligus penjaga keselamatan lingkungan.
Baca Juga:
Naik Dango ke-41 di Kubu Raya Didorong Jadi Magnet Pariwisata Budaya Kalimantan Barat
Hal ini disampaikan saat ia menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rasau Jaya di Aula Kantor Camat Rasau Jaya, Kamis (29/1/2026).
“Terima kasih kepada Pak Dandim dan Pak Kapolres yang selama ini luar biasa membantu saya dan pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya,”
ucap Sujiwo.
Ia menilai kontribusi TNI-Polri tidak hanya terlihat dalam aspek keamanan, tetapi juga menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Mulai dari semangat gotong royong, program Karya Bakti, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Khusus terkait penanganan karhutla, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan perhatian serius kepada para relawan pemadam kebakaran.
Sujiwo mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran hampir Rp400 juta untuk insentif relawan.
“Satu orang bisa mendapatkan Rp800 ribu. Kasihan mereka. Mereka patriot, pahlawan, pejuang,” ucapnya penuh empati.
Menurut Sujiwo, dedikasi para relawan kerap luput dari perhatian publik.
Padahal, mereka berjibaku dengan api, asap, dan debu, bahkan saat sebagian besar masyarakat terlelap tidur.
Ia pun menceritakan pengalaman pribadinya turun langsung memadamkan api bersama Dandim dan Kapolres selama enam jam, yang membuatnya harus menjalani perawatan medis akibat terpapar asap.
“Coba bayangkan, saat kita tidur nyenyak, mereka masih di lapangan. Paru-paru mereka terpapar asap. Saya merasakan sendiri,”
tuturnya.
Baca Juga
:
Ritual Adat Nabok Panyugu Awali Rangkaian Naik Dango ke-41 di Kubu Raya
Selain insentif uang tunai, Sujiwo menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten juga menyalurkan bantuan sembako bekerja sama dengan Bank Kalbar, serta dukungan tambahan berupa buah-buahan, vitamin, dan susu.
Saat ini, pemerintah juga tengah mendata ukuran pakaian untuk menyalurkan kaos lengan panjang guna membantu menjaga keselamatan relawan di lapangan.
“Itu perhatian dari pemerintah. Memang seyogianya harus seperti itu,”
tegasnya.
Menutup keterangannya, Sujiwo mengetuk kesadaran masyarakat agar menahan diri untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang masih kering.
Ia juga mengapresiasi langkah tegas kepolisian yang telah memasang garis polisi di tiga lokasi kebakaran untuk penegakan hukum.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.