faktakalbar

Cantik tapi Langka! Ini 5 Hewan Laut Unik yang Wajib Kita Jaga Keberadaannya

Penulis: Redaksi Wednesday, 26 November 2025 📖 3 menit
Cantik tapi Langka! Ini 5 Hewan Laut Unik yang Wajib Kita Jaga Keberadaannya
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan kekayaan bawah laut yang memukau dunia. Namun, di balik keindahan terumbu karang dan birunya ombak, terdapat penghuni-penghuni unik yang populasinya kian kritis. Status mereka kini adalah hewan yang dilindungi atau masuk dalam daftar konservasi . Ancaman seperti perburuan liar, sampah plastik, hingga kerusakan habitat membuat keberadaan mereka semakin terdesak. Baca Juga:  Limbah Tambang Kepung Teluk Gorontalo, Ikon Wisata Hiu Paus Botubarani Terancam Musnah Padahal, hewan-hewan ini memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Siapa saja mereka? Berikut adalah 5 hewan laut unik dengan status konservasi yang wajib kamu ketahui. 1. Dugong ( Dugong dugon ) Sering disebut sebagai inspirasi legenda "Putri Duyung", Dugong adalah mamalia laut pemalu yang sangat unik. Berbeda dengan mamalia laut lainnya, Dugong adalah satu-satunya hewan herbivora yang murni memakan lamun ( seagrass ). Hewan ini dilindungi secara ketat oleh Undang-Undang di Indonesia. Keunikan Dugong terletak pada mulutnya yang moncong ke bawah seperti penyedot debu alami untuk memakan rumput laut di dasar perairan dangkal. Sayangnya, kerusakan padang lamun akibat reklamasi dan pencemaran membuat "sapi laut" ini semakin sulit ditemukan. 2. Hiu Paus ( Rhincodon typus ) Jangan biarkan namanya menipumu. Meski bernama "Hiu", hewan ini sama sekali tidak ganas. Hiu Paus adalah spesies ikan terbesar di dunia yang masih hidup, dengan panjang bisa mencapai 12 meter atau lebih. Raksasa lembut ( gentle giant ) ini adalah pemakan plankton dan ikan kecil. Keunikannya terletak pada motif totol-totol putih di tubuhnya yang seperti pola batik atau bintang di langit, di mana setiap individu memiliki pola yang berbeda (seperti sidik jari manusia). Hiu paus sering muncul di perairan Gorontalo, Papua, dan Probolinggo, dan menjadi daya tarik ekowisata utama. 3. Pari Manta ( Manta birostris ) Jika kamu melihat "burung" raksasa terbang di dalam air, itulah Pari Manta. Dengan bentang sayap (sirip dada) yang bisa mencapai 7 meter, Manta adalah salah satu hewan paling cerdas di lautan. Mereka memiliki rasio otak terhadap tubuh terbesar di antara semua jenis ikan. Pari Manta dikenal ramah terhadap penyelam dan sering melakukan atraksi breaching (melompat ke udara). Sayangnya, mereka sering diburu untuk diambil insangnya yang dipercaya secara keliru sebagai obat tradisional. 4. Ikan Mola-mola ( Ocean Sunfish ) Inilah hewan paling absurd dan unik di daftar ini. Mola-mola terlihat seperti kepala ikan raksasa yang berenang tanpa ekor. Bentuknya pipih, bulat, dan bisa tumbuh sangat besar dengan berat mencapai 1.000 kg. Mola-mola memiliki kebiasaan unik yaitu sunbathing atau berjemur di permukaan air dengan posisi miring untuk menghangatkan tubuh setelah menyelam di kedalaman yang dingin, serta membiarkan burung camar memakan parasit di kulitnya. Di Indonesia, primadona ini sering muncul di perairan Nusa Penida, Bali, pada bulan Juli hingga Oktober. 5. Penyu Belimbing ( Dermochelys coriacea ) Berbeda dengan penyu pada umumnya yang memiliki tempurung keras, Penyu Belimbing memiliki cangkang yang lunak seperti kulit ( leatherback ) dengan tekstur seperti buah belimbing. Ini adalah spesies penyu terbesar di dunia dan merupakan "fosil hidup" karena sudah ada sejak zaman dinosaurus (sekitar 100 juta tahun lalu). Penyu ini adalah penjelajah samudra sejati yang bisa menyelam sangat dalam. Sayangnya, mereka sering mati karena tidak sengaja memakan sampah plastik (kantong kresek) yang diira ubur-ubur, makanan utama mereka. Kelima hewan di atas bukan sekadar objek wisata atau foto yang bagus untuk media sosial. Mereka adalah penjaga keseimbangan laut. Menjaga kebersihan laut dari sampah plastik dan tidak mendukung perdagangan organ hewan laut adalah langkah kecil yang bisa kita lakukan agar anak cucu kita kelak masih bisa melihat mereka berenang bebas, bukan hanya lewat buku sejarah. Baca Juga:  Mati Terdampar di Bekasi, Hiu Paus Dikuburkan Warga Pakai Kafan (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK