faktakalbar

Canva Create 2026: Pengguna Tembus 265 Juta, Canva Klaim Jadi Platform AI Terbesar ke-3 Dunia

Penulis: Dimas Saturday, 18 April 2026 📖 2 menit
Canva Create 2026: Pengguna Tembus 265 Juta, Canva Klaim Jadi Platform AI Terbesar ke-3 Dunia
Faktakalbar.id, TEKNO - Platform desain grafis asal Australia, Canva , baru saja menggelar acara tahunan bergengsi Canva Create 2026 pada Kamis (16/4/2026). Dalam ajang tersebut, Canva memamerkan pertumbuhan bisnis yang masif sekaligus mengumumkan transformasi besar mereka menjadi platform yang sepenuhnya berbasis kecerdasan buatan (AI). Hingga April 2026, Canva mencatatkan jumlah pengguna aktif bulanan mencapai 265 juta orang, meningkat dari 260 juta pada akhir tahun 2025. Pertumbuhan ini juga diikuti oleh kenaikan pelanggan berbayar yang kini menyentuh angka 31 juta pengguna. Baca Juga: Susul Versi Windows, Aplikasi Gemini untuk Mac Resmi Tersedia bagi Pengguna macOS 15 Menjadi Raksasa AI Dunia Co-founder sekaligus COO Canva, Cliff Obrecht, menyatakan bahwa berdasarkan laporan modal ventura Andreessen Horowitz (A16Z) , Canva kini merupakan layanan bertenaga AI terbesar ketiga di dunia secara volume pengguna. Posisi Canva tepat berada di bawah ChatGPT di peringkat pertama dan Gemini di peringkat kedua. "Produk AI kami telah dipakai lebih dari 27 miliar kali. Dalam hal pertumbuhan pelanggan yang menggunakan alat AI, Canva mengalami progres tercepat dibandingkan perusahaan software besar lainnya," ungkap Obrecht. Transformasi Menjadi "Platform AI dengan Alat Desain" Canva menegaskan peralihan visi perusahaan. Jika sebelumnya mereka dikenal sebagai platform desain yang menyertakan alat AI, kini Canva memposisikan diri sebagai platform AI dengan alat desain. Perubahan ini didukung dengan peluncuran Canva AI 2.0. CEO Canva, Melanie Perkins, menjelaskan bahwa arsitektur baru ini dirancang untuk menata ulang seluruh proses kreatif pengguna. Baca Juga: Ikuti Aturan PP Tunas, Meta Mulai Hapus Akun Instagram dan Facebook di Bawah 16 Tahun Fitur Baru di Canva AI 2.0 Canva AI 2.0 memperkenalkan sembilan fitur utama yang terbagi dalam dua kategori besar: Pembuatan Desain (4 Fitur): Berfokus pada kemampuan generatif untuk menciptakan visual secara instan. Workflow Cerdas (5 Fitur): Dirancang untuk menyelesaikan pekerjaan dari awal hingga akhir, mulai dari manajemen proyek hingga otomatisasi tugas rutin. Melanie Perkins menambahkan bahwa fitur workflow cerdas ini akan menjadikan Canva sebagai sistem utama bagi profesional dalam menyelesaikan pekerjaan mereka, bukan sekadar tempat mengedit gambar. Performa Finansial yang Solid Secara finansial, Canva mencatatkan pendapatan tahunan lebih dari 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 68 triliun) pada akhir 2025. Tahun ini juga menandai tahun ke-9 perusahaan meraup keuntungan secara berturut-turut. Bisnis sektor enterprise dan B2B juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan lebih dari 100 persen secara tahunan (YoY). Dengan kemudahan yang ditawarkan Canva AI 2.0, perusahaan optimis adopsi teknologi kecerdasan buatan akan semakin membumi dan membantu lebih banyak orang merealisasikan ide kreatif mereka tanpa hambatan teknis. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK