faktakalbar

Cara Aman Minum Kopi Selama Bulan Puasa

Penulis: Redaksi Saturday, 21 February 2026 📖 2 menit
Cara Aman Minum Kopi Selama Bulan Puasa
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Bulan suci Ramadan mengubah pola makan dan minum masyarakat sehari-hari secara signifikan. Banyak penikmat kopi merasa ragu menyeduh minuman berkafein ini karena khawatir mengganggu jam istirahat malam atau memicu asam lambung. Perut yang kosong seharian membutuhkan penyesuaian sebelum menerima asupan kafein kembali. Mengonsumsi kopi langsung saat berbuka puasa justru berisiko mengiritasi pencernaan. Pengaturan waktu dan penyesuaian takaran secara tepat membantu masyarakat tetap menikmati kopi favorit tanpa merusak siklus tidur harian. Baa Juga:  Tips Puasa Sehat: Kenapa Kopi Tidak Dianjurkan Diminum Saat Sahur dan Berbuka Puasa? Simak Penjelasan Pakar Gizi Tubuh tetap membutuhkan istirahat berkualitas agar warga bisa bangun dengan kondisi segar saat waktu sahur tiba. Pilih Waktu Pukul 9 Malam Menikmati secangkir kopi pada pukul sembilan malam menjadi pilihan paling ideal bagi tubuh. Waktu ini memberikan rentang yang pas, biasanya setelah masyarakat selesai menyantap hidangan utama berbuka dan melaksanakan ibadah tarawih. Jeda waktu ini memberi ruang bagi lambung untuk memproses makanan secara sempurna terlebih dahulu. Pola minum kopi pada jam sembilan malam juga menjaga mata agar tidak mengalami gangguan tidur. Tubuh mendapat waktu yang cukup untuk mengurai senyawa stimulan sebelum jadwal istirahat tiba. Penguraian senyawa kafein di dalam organ tubuh manusia umumnya memakan waktu tiga hingga lima jam. Sesuaikan Takaran dan Tingkat Keasaman Masyarakat perlu menyesuaikan takaran kopi dari porsi hari biasa untuk menjaga toleransi organ pencernaan. Pemilihan biji kopi dengan tingkat keasaman rendah mencegah iritasi pada dinding lambung. Biji kopi arabica umumnya memiliki kadar asam yang lebih ramah bagi perut daripada jenis robusta . Penambahan susu murni ke dalam seduhan juga efektif menetralkan kadar asam pada minuman tersebut. Langkah ini menjaga perut tetap nyaman selama masyarakat menjalani ibadah puasa keesokan harinya. Jaga Keseimbangan Cairan Tubuh Senyawa kafein memiliki sifat diuretic yang mendorong organ ginjal mengeluarkan cairan lebih cepat melalui proses buang air kecil. Masyarakat wajib mengonsumsi air mineral dalam jumlah melimpah setelah meminum secangkir kopi untuk mengembalikan keseimbangan cairan. Langkah pencegahan ini melindungi tubuh dari ancaman dehidrasi saat menjalankan aktivitas puasa pada siang hari. Pola minum air yang teratur dari malam hingga waktu sahur memastikan sel tubuh tetap terhidrasi secara maksimal. Baca Juga:  Bahaya Tersembunyi Minum Kopi Malam Hari: Alasan Mengapa Anda Bangun Tidur Terasa Lelah Meski Sudah Tidur Cukup Kurangi Penggunaan Gula Tambahan Penikmat kopi sebaiknya mengurangi takaran gula saat menyeduh kopi pada malam hari. Konsumsi glukosa berlebih memicu lonjakan energi sesaat yang justru membuat mata sulit terpejam. Tubuh juga bekerja lebih keras memproses zat tersebut saat malam hari. Menyeduh kopi tanpa gula atau memakai pemanis alami dalam jumlah sangat sedikit membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil selama bulan puasa. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK