faktakalbar

Cara Berbuka Puasa yang Sehat Agar Perut Tidak Sakit

Penulis: Redaksi Thursday, 19 February 2026 📖 2 menit
Cara Berbuka Puasa yang Sehat Agar Perut Tidak Sakit
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Momen berbuka puasa merupakan waktu yang paling Anda tunggu-tunggu, namun sering kali menjadi saat di mana orang melakukan kesalahan pola makan . Mengonsumsi makanan berminyak, ber santan , dan tinggi gula secara sekaligus akan membebani sistem pencernaan yang telah beristirahat selama belasan jam. Anda harus mengatur urutan konsumsi makanan secara benar agar perut tidak kaget dan tubuh mendapatkan nutrisi yang optimal tanpa rasa begah. Berikut adalah panduan langkah demi langkah berbuka puasa yang sehat dan berbobot: Baca Juga:  Cara Mengatur Pola Tidur Saat Puasa Agar Tidak Mengantuk 1. Awali dengan Air Putih Suhu Ruang Anda wajib membatalkan puasa dengan meminum segelas air putih bersuhu ruang untuk menghidrasi kembali sel-sel tubuh yang kering. Hindari meminum air es atau minuman yang terlalu dingin saat perut masih kosong karena dapat memicu kontraksi lambung dan rasa kram. Air putih membantu mengencerkan asam lambung dan mempersiapkan organ pencernaan Anda untuk menerima makanan padat setelahnya. 2. Konsumsi Sumber Gula Alami dari Kurma Anda harus memilih kurma sebagai takjil utama karena buah ini mengandung serat dan gula alami yang mudah terserap oleh tubuh. Kurma secara instan memulihkan kadar glukosa darah Anda yang rendah tanpa menyebabkan lonjakan insulin yang ekstrem. Batasi konsumsi kurma sebanyak tiga butir saja agar Anda masih memiliki ruang untuk nutrisi lain dan tidak kelebihan kalori di awal waktu berbuka. 3. Hindari Makanan Gorengan dan Bersantan Anda wajib membatasi konsumsi gorengan dan makanan bersantan kental saat pertama kali membatalkan puasa. Lemak jenuh dalam gorengan sangat sulit dicerna oleh lambung yang baru aktif kembali dan dapat memicu peradangan serta kenaikan berat badan. Pilihlah makanan yang diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang agar asupan kalori Anda tetap terkontrol dan pencernaan tetap terasa ringan. 4. Berikan Jeda Sebelum Makan Berat Anda harus memberikan jeda waktu sekitar 15 hingga 20 menit antara makan takjil dengan hidangan utama, misalnya dengan menunaikan salat magrib terlebih dahulu. Jeda ini memberikan waktu bagi sistem saraf pusat untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak sehingga Anda tidak akan makan secara berlebihan. Pola ini sangat efektif untuk mencegah rasa kantuk yang hebat setelah berbuka dan menjaga metabolisme tetap aktif. 5. Atur Komposisi Gizi Seimbang di Piring Anda wajib menyusun piring makan Anda dengan porsi yang seimbang antara sayuran, protein, dan karbohidrat kompleks. Mulailah menyantap sayuran terlebih dahulu untuk melapisi dinding lambung dengan serat, kemudian lanjutkan dengan protein seperti ikan atau ayam. Cara ini membantu mengontrol laju penyerapan gula dan kolesterol ke dalam darah sehingga energi Anda bertahan lebih lama hingga waktu tarawih tiba. Baca Juga:  Rahasia Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa Secara Alami 6. Kunyah Makanan Secara Perlahan Anda harus mengunyah makanan hingga benar-benar halus sebelum menelannya untuk meringankan kerja lambung. Proses mengunyah yang sempurna membantu enzim pencernaan di mulut bekerja maksimal dalam memecah nutrisi. Dengan makan secara perlahan, Anda juga akan lebih menikmati rasa makanan dan terhindar dari masalah perut kembung atau rasa tidak nyaman akibat udara yang ikut tertelan saat makan terburu-buru. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK