faktakalbar

Tak Hanya Tetes Mata! 3 Cara Mengatasi Mata Kering di Rumah Menurut Dokter Spesialis

Penulis: Dimas Monday, 17 November 2025 📖 3 menit
Tak Hanya Tetes Mata! 3 Cara Mengatasi Mata Kering di Rumah Menurut Dokter Spesialis
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Mata kering adalah kondisi yang sebaiknya tidak dibiarkan. Selain membuat mata terasa tidak nyaman, kondisi ini juga bisa berisiko memengaruhi kesehatan mata jika dibiarkan terlalu lama. Namun, Cara Mengatasi Mata Kering tidak selalu harus dengan menggunakan produk tetes mata. Menurut dr. Eka Octaviani Budiningtyas, SpM., Dokter Spesialis Mata, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Cara-cara ini bahkan tidak memerlukan peralatan khusus. Simak selengkapnya tiga Terapi Mata Kering di Rumah yang disarankan dokter. Terapi Mata Kering di Rumah yang Efektif Dokter Eka menjelaskan bahwa ada beberapa langkah mandiri yang bisa diterapkan untuk meredakan keluhan mata kering: 1. Kompres Air Hangat, Cara Termudah Salah satu Cara Mengatasi Mata Kering yang paling mudah adalah dengan mengompresnya menggunakan handuk yang dibasahi air hangat. Kompres hangat ini membantu melancarkan fungsi kelenjar meibom di kelopak mata. Kelenjar meibom berperan penting dalam menjaga lapisan air mata agar tidak cepat menguap. “Jadi kalau misalnya memang mulai terasa (mata kering), yang paling gampang itu adalah kompres air hangat di rumah. Pakai handuk bersih jangan pakai tisu, atau sekarang sudah canggih kan bisa pakai ice gel yang bisa panas atau dingin itu bisa juga. Itu paling gampang ya,” ujar dr. Eka dalam acara Insto "Bebas Mata SePeLe" di Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025). 2. Lid Hygiene atau Menjaga Kebersihan Kelopak Mata Selain mengompres, menjaga kebersihan area sekitar mata juga penting dilakukan secara rutin bila mengalami mata kering. Baca Juga: Waspada, Ini 4 Alasan Umum Kenapa Mata Bisa Bintitan Dalam dunia medis, hal ini dikenal dengan istilah lid hygiene . Perawatan ini bertujuan untuk membersihkan kotoran atau sisa minyak yang menumpuk di sekitar bulu mata. Hal ini dilakukan agar kelenjar meibom tidak tersumbat. “ Lid hygiene ini kita bersihin bulu mata pakai sabun bayi, pakai cotton bud , habis itu kompres hangat. Itu harapannya kelenjar meibom itu bisa lebih meleleh gitu ya,” kata dr. Eka. Langkah sederhana ini bisa dilakukan setiap hari. Terutama bagi mereka yang sering menggunakan riasan mata atau bekerja di lingkungan berdebu. Dengan kelenjar meibom yang bersih, air mata bisa menjaga kelembapan permukaan mata dengan lebih optimal. 3. Gunakan Tetes Mata Buatan untuk Melembapkan Sementara Jika keluhan mata kering masih terasa meski sudah melakukan kompres dan menjaga kebersihan, dr. Eka menyarankan penggunaan produk tetes mata buatan. Produk yang disebut artificial tears ini berfungsi sebagai bantuan sementara. “Tapi memang kalau ternyata terasa kering banget bisa tetes-tetes artificial tears (cairan air mata buatan) untuk relieve (meredakan) sementara,” sarannya. Penggunaan tetes mata buatan membantu menggantikan cairan alami yang berkurang. Selain itu, penggunaan ini memberikan sensasi lembap sementara pada permukaan mata. Jangan Anggap Remeh Mata Kering Meskipun Terapi Mata Kering di Rumah bisa dilakukan, dr. Eka mengingatkan agar kondisi mata kering tidak dianggap remeh. Baca Juga: Tak Selalu Wajib! Benarkah Keramas Dua Kali Lebih Efektif? Simak Cara Keramas yang Benar Kondisi ini bisa saja menjadi tanda gangguan lain yang memerlukan penanganan medis. “Tapi harap diingat bahwa jangan pernah anggap remeh. Walaupun dianggap sepele, tapi penting banget untuk diperiksa ke dokter mata. Ini beneran mata kering atau ada yang lain gitu,” kata dr. Eka. Pemeriksaan ke dokter mata tidak hanya dilakukan saat muncul keluhan. Sama seperti pemeriksaan gigi, mata juga memerlukan pengecekan rutin. Pengecekan rutin diperlukan agar potensi gangguan bisa terdeteksi lebih dini. “Ke dokter mata sebenarnya sama kayak ke dokter gigi, harusnya berapa lama sekali, enam bulan atau satu tahun sekali,” tambah dr. Eka. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK