Cara Mengatasi Mesin Motor Kena Oli Palsu, Mekanik Resmi Sarankan Flushing dan Bongkar Mesin
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Penggunaan oli palsu pada mesin motor secara tidak sengaja dapat menjadi masalah serius.
Jika ini terjadi, ada langkah cepat yang wajib Anda lakukan untuk menyelamatkan mesin.
Menurut Karmanto, Deputy Aftersales Service Department Penta Jaya Laju Motor (ATPM resmi KTM di Indonesia), solusi utamanya adalah segera membuang oli tersebut dan dilanjutkan dengan flushing oli atau
engine flush
.
"Jadi kalau setahu saya oli palsu itu kan oli bekas yang kemudian didaur ulang, pasti kualitasnya sangat buruk," terang Momon, sapaan akrabnya.
Kualitas oli yang buruk ini menimbulkan kekhawatiran besar. Oli palsu sangat rentan menyebabkan oil sludge. Ini adalah kondisi di mana oli menjadi sangat kental dan menghitam.
Efek jangka panjangnya sangat berbahaya bagi komponen dalam mesin.
Ancaman Oil Sludge dan Kerusakan Komponen Vital
Baca Juga:
5 Penyebab Utama Mabuk Perjalanan yang Sering Kita Alami
Karmanto menjelaskan bahaya utama dari
oil sludge
yang disebabkan oleh oli palsu. Oli palsu tidak mampu melumasi mesin secara maksimal.
Selain itu, pengendapan oli rawan terjadi pada beberapa komponen vital.
Berikut beberapa dampak buruk akibat oli palsu:
Rentan terjadi pengendapan di filter oli dan pompa oli.
Oil sludge
membuat oli menjadi sangat kental.
Jika terjadi pengendapan di pompa oli, oli tidak akan bisa naik ke mesin.
Kerusakan pada gir pompa oli sangat mungkin terjadi.
"Makanya kalau terlanjur pakai oli palsu baiknya lakukan
engine flush
atau maksimalnya lakukan
tune up
dengan cara bongkar mesin supaya bagian dalam mesin itu kembali bersih total dari oli palsu," sarannya.
Penting! Ganti Filter Oli dan Hindari Oli Palsu
Karmanto mewanti-wanti bahwa kerusakan pada pompa oli bisa berakibat fatal. "Kalau terjadi pengendapan apalagi terjadi di pompa oli bisa bahaya.
Baca Juga:
Gerakan Stop Strobo Viral, Dokter Jelaskan Dampak Buruknya pada Mata
Nanti oli tidak mau naik ke mesin karena kerusakan gir pompa oli," katanya.
Ketika oli gagal bersirkulasi, efeknya akan membuat mesin motor menjadi kering. Gesekan antar komponen mesin pun tidak terhindarkan.
"Efeknya tentu bikin mesin jadi kering dan terjadi gesekan antar komponen, part mesin jadi rawan jebol," tegasnya.
Untuk memastikan mesin bersih total setelah insiden oli palsu, satu komponen lain juga wajib diganti.
"Selain itu komponen seperti filter oli wajib ganti baru agar mesin motor kembali bersih," tutup Momon.
Untuk mencegah masalah ini terulang, Momon menyarankan agar masyarakat selalu membeli oli di tempat yang terpercaya.
Bengkel resmi adalah lokasi paling aman agar Anda tidak sampai tertipu dan menggunakan oli palsu. Selalu waspada saat ganti oli!
(*Drw)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.