faktakalbar

Cara Mengatur Pola Tidur Saat Puasa Agar Tidak Mengantuk

Penulis: Redaksi Thursday, 19 February 2026 📖 2 menit
Cara Mengatur Pola Tidur Saat Puasa Agar Tidak Mengantuk
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Perubahan jadwal bangun tidur untuk keperluan sahur sering kali merusak ritme istirahat dan memicu rasa kantuk yang hebat pada siang hari. Kurangnya kualitas tidur tidak hanya menurunkan produktivitas kerja Anda, tetapi juga melemahkan sistem kekebalan tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Anda harus menerapkan manajemen waktu tidur yang cerdas agar kebutuhan istirahat harian tetap terpenuhi tanpa mengorbankan waktu ibadah di malam hari. Berikut adalah strategi jitu mengatur pola tidur agar Anda tetap segar sepanjang bulan Ramadan: Baca Juga:  Tips Olahraga Saat Puasa Agar Tetap Bugar 1. Segerakan Tidur Setelah Salat Tarawih Anda wajib memajukan jam tidur malam Anda dan menghindari kebiasaan begadang untuk hal-hal yang tidak mendesak. Segera istirahat setelah menyelesaikan ibadah salat tarawih agar Anda mendapatkan durasi tidur yang cukup sebelum bangun untuk sahur. Tidur lebih awal membantu otak mencapai fase tidur dalam ( deep sleep ) lebih cepat, sehingga tubuh memiliki waktu yang memadai untuk melakukan regenerasi sel dan memulihkan energi. 2. Manfaatkan Tidur Siang Singkat ( Power Nap ) Anda harus memanfaatkan waktu istirahat kantor atau sekolah untuk melakukan power nap selama 15 hingga 20 menit. Tidur siang yang singkat namun berkualitas terbukti secara medis mampu menyegarkan fungsi kognitif dan meningkatkan kewaspadaan Anda kembali. Pastikan Anda tidak tidur siang lebih dari 30 menit, karena durasi yang terlalu lama justru akan membuat Anda merasa pening dan lemas saat terbangun. 3. Jauhi Penggunaan Gawai Sebelum Tidur Anda wajib meletakkan ponsel atau gawai minimal 30 menit sebelum memejamkan mata. Cahaya biru ( blue light ) dari layar gawai menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur alami manusia. Dengan menjauhkan gawai, Anda membantu otak untuk lebih rileks sehingga proses menuju tidur menjadi lebih cepat dan kualitas istirahat Anda meningkat secara signifikan. Baca Juga:  Daftar Menu Sahur Agar Tidak Cepat Lapar Sepanjang Hari 4. Perhatikan Konsumsi Makanan Sebelum Tidur Anda harus menghindari konsumsi makanan berat atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh saat mendekati jam tidur malam. Makanan yang terlalu berat memaksa sistem pencernaan bekerja keras saat Anda beristirahat, yang sering kali memicu gangguan tidur atau asam lambung naik. Pilihlah camilan ringan atau air putih agar perut terasa nyaman dan Anda bisa tidur dengan lebih nyenyak. 5. Ciptakan Suasana Kamar yang Nyaman Anda wajib mengatur suhu ruangan dan pencahayaan kamar agar mendukung kualitas tidur yang optimal. Kamar yang sejuk dan gelap memicu tubuh untuk beristirahat lebih tenang dan mempercepat proses pemulihan fisik. Suasana lingkungan yang tenang menjamin Anda tidak mudah terbangun di tengah malam, sehingga waktu tidur yang singkat pun tetap memberikan manfaat maksimal bagi kesegaran tubuh Anda esok hari. 6. Konsisten dengan Jadwal Bangun dan Tidur Anda harus menjaga konsistensi jadwal tidur dan bangun setiap harinya, termasuk pada hari libur. Pola yang teratur membantu tubuh menyesuaikan jam biologisnya dengan jadwal baru selama bulan Ramadan. Konsistensi ini sangat penting agar tubuh Anda tidak terus-menerus mengalami jet lag sosial yang bisa mengakibatkan kelelahan kronis dan penurunan performa kerja secara jangka panjang. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK