faktakalbar

Cara Mengecek Aplikasi yang Paling Banyak Memakai Internet

Cara mengecek aplikasi yang paling banyak memakai internet di HP Android dan iPhone serta tips mengurangi penggunaan data agar kuota tidak cepat habis.

Penulis: Clara Tuesday, 11 August 2026 📖 2 menit
Cara Mengecek Aplikasi yang Paling Banyak Memakai Internet
Cara mengecek aplikasi yang paling banyak memakai internet di HP Android dan iPhone serta tips mengurangi penggunaan data agar kuota tidak cepat habis. (dok.ist)

Faktakalbar.id -  Penggunaan internet di ponsel terkadang terasa cepat habis meski kita tidak merasa sering menonton video atau mengunduh file berukuran besar. Salah satu penyebabnya bisa berasal dari aplikasi yang tetap menggunakan data di latar belakang.

Dengan mengecek penggunaan data internet, pengguna dapat mengetahui aplikasi mana yang paling banyak menghabiskan kuota. Cara ini juga dapat membantu mengontrol pemakaian internet agar tidak boros.

Cara Cek Penggunaan Data di Android

Pada sebagian besar HP Android, informasi penggunaan internet dapat ditemukan melalui menu pengaturan. Nama menu bisa sedikit berbeda tergantung merek dan versi sistem operasi.

Berikut langkah yang bisa dicoba:

  1. Buka Pengaturan di HP.
  2. Pilih menu Jaringan & Internet, Koneksi, atau menu serupa.
  3. Cari opsi Penggunaan Data atau Penggunaan Data Seluler.
  4. Pilih periode penggunaan data yang ingin diperiksa.
  5. Gulir ke bagian daftar aplikasi.
  6. Perhatikan aplikasi yang berada di posisi teratas.

Aplikasi yang berada di urutan paling atas biasanya merupakan aplikasi yang paling banyak menggunakan data seluler pada periode tersebut.

Cara Mengecek Penggunaan Data di iPhone

Pengguna iPhone juga dapat melihat aplikasi yang paling banyak menggunakan data seluler melalui pengaturan perangkat.

Caranya cukup mudah:

  1. Buka Settings atau Pengaturan.
  2. Pilih Cellular atau Mobile Service, tergantung versi iOS.
  3. Gulir ke bawah hingga menemukan daftar aplikasi.
  4. Perhatikan jumlah data yang digunakan masing-masing aplikasi.
  5. Aplikasi dengan penggunaan data paling besar dapat menjadi penyebab kuota lebih cepat berkurang.

iPhone juga memungkinkan pengguna menonaktifkan akses data seluler untuk aplikasi tertentu. Setelah dinonaktifkan, aplikasi tersebut hanya dapat menggunakan internet ketika terhubung ke Wi-Fi.

Aplikasi Apa yang Biasanya Banyak Memakai Internet?

Tidak semua aplikasi menggunakan data dalam jumlah yang sama. Aplikasi yang menampilkan banyak video, foto, musik, atau melakukan sinkronisasi secara terus-menerus biasanya membutuhkan data lebih besar.

Beberapa aplikasi yang perlu diperhatikan antara lain platform video, media sosial, layanan streaming musik, penyimpanan cloud, serta aplikasi yang sering melakukan pencadangan otomatis.

Namun, penggunaan data setiap orang bisa berbeda tergantung kebiasaan dan pengaturan aplikasi.

Cara Mengurangi Pemakaian Internet

Setelah mengetahui aplikasi yang paling boros, pengguna dapat melakukan beberapa langkah untuk mengurangi konsumsi data.

Salah satunya dengan mengaktifkan Data Saver pada Android atau membatasi penggunaan data seluler untuk aplikasi tertentu.

Pengguna juga dapat mengurangi kualitas video ketika menggunakan jaringan seluler, mematikan pemutaran video otomatis, serta mengatur pembaruan aplikasi agar dilakukan melalui Wi-Fi.

Untuk aplikasi yang tidak terlalu penting, akses data di latar belakang juga dapat dibatasi melalui pengaturan perangkat.

Jangan Lupa Cek Penggunaan Data Secara Berkala

Mengecek penggunaan internet sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama bagi pengguna yang memiliki paket data dengan kuota terbatas.

Dengan mengetahui aplikasi yang paling banyak menggunakan internet, pengguna dapat menentukan aplikasi mana yang perlu dibatasi tanpa harus langsung menghapusnya.

Cara sederhana ini juga bisa membantu menghindari kondisi kuota tiba-tiba habis sebelum masa paket internet berakhir.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK