faktakalbar

Cara Menghapus Penyimpanan WhatsApp agar HP Tidak Cepat Penuh

Penyimpanan WhatsApp penuh karena foto dan video? Simak cara menghapus file WhatsApp yang tidak diperlukan agar ruang HP kembali lega.

Penulis: Clara Sunday, 13 September 2026 📖 1 menit
Cara Menghapus Penyimpanan WhatsApp agar HP Tidak Cepat Penuh
Ilustrasi pengguna menggunakan apliaksi WhatsApp (dok.ist)

Faktakalbar.id - WhatsApp yang terlalu sering digunakan untuk mengirim foto, video, dokumen, dan pesan suara bisa membuat penyimpanan HP cepat penuh. Apalagi jika pengguna tergabung dalam banyak grup keluarga, pekerjaan, atau komunitas.

Kabar baiknya, file-file tersebut bisa dibersihkan tanpa harus menghapus seluruh chat WhatsApp.

Cara Menghapus Penyimpanan WhatsApp

Berikut langkah yang bisa dilakukan:

  1. Buka aplikasi WhatsApp.
  2. Pilih Setelan atau Settings.
  3. Pilih Penyimpanan dan data.
  4. Pilih Kelola penyimpanan.
  5. WhatsApp akan menampilkan jumlah ruang penyimpanan yang digunakan.
  6. Periksa bagian Lebih besar dari 5 MB atau pilih percakapan yang paling banyak menggunakan penyimpanan.
  7. Pilih foto, video, atau dokumen yang sudah tidak diperlukan.
  8. Tekan ikon hapus lalu konfirmasi.

Jangan Lupa Cek Grup WhatsApp

Grup WhatsApp sering menjadi salah satu penyebab penyimpanan cepat penuh. Foto, video, dan dokumen yang dikirim berulang kali bisa menumpuk tanpa disadari.

Sebelum menghapus, sebaiknya periksa kembali file yang masih penting. Jangan sampai foto keluarga atau dokumen pekerjaan yang masih dibutuhkan ikut terhapus.

Matikan Unduh Otomatis Jika Perlu

Agar penyimpanan tidak cepat penuh lagi, pengguna juga bisa mengatur unduh otomatis media.

Caranya masuk ke Setelan → Penyimpanan dan data, kemudian atur kapan foto, video, audio, dan dokumen boleh diunduh secara otomatis.

Dengan begitu, tidak semua file dari grup langsung tersimpan di HP.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK