Wajib Coba! 5 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja & Pentingnya Work-Life Balance
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Tekanan pekerjaan,
deadline
ketat, dan tuntutan untuk selalu produktif seringkali menjadi tantangan besar.
Apalagi jika Anda harus berhadapan dengan lingkungan kerja yang kurang kondusif. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan hidup.
“Tekanan pekerjaan itu adalah hal yang mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari bagi kita yang bekerja di perusahaan,” ujar Aktivis Kesehatan Mental Renggi Ardiansyah dalam acara
Kompas Editor's Talks: Apakah Masyarakat Indonesia Sudah Cukup Sehat Mental?
, Jumat (
6/9/2024
).
Menurut Renggi, banyak faktor yang memengaruhi kondisi mental seseorang di kantor. Faktor tersebut antara lain adalah banyaknya beban pekerjaan, jam kerja yang panjang, dan lingkungan kerja yang terlalu kompetitif. Ia mencontohkan, pekerja yang sudah berupaya maksimal bahkan mengorbankan waktu istirahat, namun tetap mendapat revisi tanpa apresiasi, akan sangat terdampak. Oleh karena itu, Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja adalah keharusan.
Berikut adalah beberapa cara efektif untuk menjaga kesehatan mental di tempat kerja:
1. Terapkan Work-Life Balance dan Batasan Jelas
Salah satu cara paling efektif untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja adalah dengan menerapkan
work-life balance
.
Menurut Renggi, pekerja sebaiknya memberi jeda dalam bekerja dan beristirahat agar tubuh dan pikiran tetap seimbang.
Banyak pekerja yang lupa makan hingga asam lambung naik.
Baca Juga:
Sibuk Boleh, Hilang Akal Jangan! Tiga Rahasia Jaga Kesehatan Mental di Tengah Padatnya Jadwal
Menjaga keseimbangan antara waktu kerja dan waktu istirahat sangat penting agar mental tetap stabil.
Dilansir dari
Better Up
, cara mencapai Work-Life Balance meliputi:
Menerapkan batasan yang tegas antara waktu bekerja dan waktu pribadi.
Mengelola pekerjaan dengan memprioritaskan hal-hal yang paling penting terlebih dahulu.
Memiliki kemampuan beradaptasi. Mampu menyesuaikan jadwal bila ada situasi mendadak, tanpa mengorbankan waktu pribadi.
2. Peran Perusahaan dan Atasan yang Peduli
Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga peran penting bagi perusahaan dan atasan.
Renggi menjelaskan bahwa pemimpin yang peduli pada kesejahteraan mental karyawan dapat menciptakan suasana kerja yang lebih sehat dan produktif.
Ia memberi contoh peran atasan yang baik:
Mengapresiasi karyawan.
Tidak memberikan pekerjaan di luar
job desk
.
Mengajari hal yang kurang dikuasai karyawan.
Menyediakan konsultasi mental dengan profesional.
Lingkungan kerja yang terbuka dan kolaboratif membantu mengurangi tekanan emosional. Komunikasi yang baik antar rekan kerja dan atasan menciptakan suasana kerja yang nyaman.
3. Identifikasi Akar Penyebab Stres di Kantor
Penting untuk mengidentifikasi secara spesifik apa yang mengganggu kesehatan mental Anda. Dilansir dari
National Health Service
(
NHS
), cobalah tanyakan pada diri sendiri:
Apakah tanggung jawab Anda terlalu banyak dan sulit diselesaikan dalam satu hari?
Apakah banyak perubahan sering terjadi di pekerjaan Anda?
Apa Anda merasa sulit menjalin hubungan profesional dengan rekan kerja?
Catatlah hal-hal yang membuat Anda stres, cemas, atau kewalahan di tempat kerja. Langkah ini membantu Anda menentukan tindakan yang harus diambil untuk mengatasinya.
Baca Juga:
Waspada! Ini 5 Dampak Kurang Tidur bagi Kesehatan Fisik dan Mental
4. Fokus pada Hal yang Bisa Dikendalikan
Setelah mengidentifikasi masalah, perhatikan mana hal yang bisa Anda ubah dan mana yang tidak bisa. Contohnya, Anda mungkin tidak bisa memilih atasan atau mengubah jam kerja.
Oleh sebab itu, fokuslah pada hal-hal yang bisa Anda kendalikan.
Carilah hal-hal sederhana yang membuat Anda lebih menikmati waktu kerja.
Apakah Anda bisa meluangkan waktu untuk bersosialisasi? Atau berjalan-jalan sebentar sehabis bekerja? Bila Anda khawatir akan hal-hal di luar kendali Anda, carilah saran dari orang-orang yang Anda percayai atau dari profesional.
5. Lakukan Aktivitas Mindfulness Secara Teratur
Aktivitas
mindful
sangat penting untuk menghadapi stres. Dilansir dari
Harvard Health Publishing
,
mindfulness
adalah kemampuan untuk memperhatikan momen saat ini dengan rasa ingin tahu, keterbukaan, dan penerimaan. Stres sering terjadi karena seseorang terlalu memikirkan masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, atau mengkritik diri sendiri.
Baca Juga:
Banyak Pria Indonesia Alami Gangguan Mental, Tapi Takut Bicara Karena Takut Dianggap Lemah
Mindfulness
membantu melatih otak untuk keluar dari kebiasaan negatif tersebut.
Anda bisa melakukan aktivitas
mindful
dengan beberapa cara:
Latihan pernapasan yang disengaja.
Berjalan kaki secara
mindful
.
Mengikuti kelas
mindfulness
atau meditasi.
Menerapkan Work-Life Balance dan teknik
mindfulness
adalah kunci agar Anda bisa tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan mental.
(*Drw)
Tag:
#kesehatan mental
#mindfulness
#Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja
#Work-Life Balance
#Renggi Ardiansyah
#Lingkungan Kerja Toxic
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.