faktakalbar

Cara Minum Kopi yang Lebih Aman, Jangan Asal Tambah Gula dan Krimer

Cara minum kopi yang lebih aman bisa dimulai dengan mengurangi gula dan krimer, memperhatikan jumlah kafein, serta tetap memenuhi kebutuhan air putih.

Penulis: Clara Wednesday, 02 September 2026 📖 2 menit
Cara Minum Kopi yang Lebih Aman, Jangan Asal Tambah Gula dan Krimer
Ilustrasi secangkir kopi. Kebiasaan minum kopi perlu diimbangi dengan memperhatikan jumlah kafein serta tambahan gula dan krimer. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Minum kopi sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang untuk menemani aktivitas sehari-hari. Namun, cara mengonsumsi kopi juga perlu diperhatikan, terutama jika kopi sering ditambahkan gula, krimer, sirup, atau bahan pemanis lainnya.

Kopi sebenarnya dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Yang perlu diperhatikan adalah jumlah kafein serta bahan tambahan yang digunakan dalam secangkir kopi.

Berikut beberapa cara minum kopi yang lebih aman agar kebiasaan ngopi tidak justru membuat asupan gula dan kalori harian berlebihan.

1. Kurangi Tambahan Gula

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah gula dalam kopi.

Kopi yang awalnya rendah kalori dapat berubah menjadi minuman tinggi gula ketika ditambahkan gula, sirup, atau pemanis dalam jumlah banyak.

Semakin banyak bahan tambahan yang digunakan, semakin besar pula asupan gula dan kalori dari minuman tersebut. Karena itu, cobalah mengurangi takaran gula secara bertahap atau memilih kopi tanpa tambahan gula.

2. Jangan Berlebihan Menggunakan Krimer

Krimer dapat membuat kopi terasa lebih creamy dan gurih. Namun, penggunaan krimer secara berlebihan juga dapat menambah kalori dan lemak pada minuman.

Jika ingin kopi tetap terasa lembut, pilih bahan tambahan dengan kandungan gula dan lemak yang lebih rendah. Yang paling penting, perhatikan jumlahnya, terutama jika dalam sehari minum kopi lebih dari satu kali.

3. Perhatikan Jumlah Kopi yang Diminum

Bukan hanya gula dan krimer, jumlah kafein juga perlu diperhatikan.

Untuk orang dewasa sehat, konsumsi kafein hingga sekitar 400 mg per hari umumnya masih berada dalam batas yang dapat ditoleransi. Namun, kebutuhan dan sensitivitas setiap orang berbeda.

Jika setelah minum kopi tubuh terasa berdebar, gelisah, sulit tidur, atau muncul keluhan lainnya, sebaiknya kurangi jumlah kopi dan perhatikan respons tubuh.

4. Jangan Jadikan Kopi Pengganti Air Putih

Kopi boleh menjadi bagian dari minuman sehari-hari, tetapi tetap bukan pengganti air putih.

Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Jika minum kopi, tetap imbangi dengan konsumsi air putih yang cukup.

5. Perhatikan Waktu Minum Kopi

Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, waktu minum kopi juga penting.

Minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat sebagian orang sulit terlelap. Karena itu, perhatikan bagaimana tubuh merespons kopi dan hindari mengonsumsinya terlalu sore atau malam jika membuat tidur terganggu.

6. Pilih Kopi yang Lebih Sederhana

Jika ingin mengurangi asupan gula dan kalori, kopi hitam tanpa banyak tambahan dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana.

Bukan berarti semua orang harus minum kopi pahit. Susu rendah lemak atau alternatif lain dapat digunakan sesuai kebutuhan, selama tambahan gula dan krimer tidak berlebihan.

Jadi, Bagaimana Cara Minum Kopi yang Lebih Aman?

Kuncinya bukan harus berhenti minum kopi, tetapi memperhatikan porsi, jumlah kafein, serta bahan tambahan di dalamnya.

Mulailah dengan mengurangi gula dan krimer, tidak mengonsumsi kopi secara berlebihan, tetap minum air putih, serta menyesuaikan waktu minum kopi dengan kondisi tubuh.

Bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sensitif terhadap kafein, jumlah kopi yang aman dapat berbeda sehingga sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK