faktakalbar

Penting! 4 Cara Recharge Emosi di Tengah Kesibukan, Hindari Burnout dan Kehilangan Motivasi

Penulis: Dimas Sunday, 19 October 2025 📖 3 menit
Penting! 4 Cara Recharge Emosi di Tengah Kesibukan, Hindari Burnout dan Kehilangan Motivasi
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Menjaga keseimbangan diri di tengah padatnya jadwal harian adalah hal krusial. Menurut psikolog Irma Gustiana, melakukan recharge emosi atau mengisi ulang energi emosional sangat penting. Dalam keseharian yang padat, seseorang sering tidak sadar emosinya terkuras habis oleh pekerjaan, tanggung jawab, atau tekanan sosial. Akibatnya, tubuh dan pikiran terasa sangat lelah. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan seseorang kehilangan motivasi atau mengalami burnout . "Penting untuk mengenali emosi apa yang sedang kamu rasakan, khususnya bagi perempuan, kadang fase PMS (sindrom pramenstruasi) bisa memengaruhi emosi karena perubahan hormon,” jelas Irma dalam acara Media Gathering #TenangBersamaBlueBird di Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2025). Berikut adalah beberapa Cara Recharge Emosi yang disarankan oleh psikolog Irma Gustiana untuk mengembalikan keseimbangan di tengah sibuknya aktivitas. 1. Mengenali dan Mengendalikan Emosi yang Dirasakan Baca Juga: Sarapan Sambil Kerja di Depan Laptop? Awas, 3 Bahaya Ini Mengintai Pagi Anda Langkah pertama dalam menjaga kesehatan emosi adalah dengan mengenali secara jujur apa yang sedang dirasakan. Setiap orang memiliki pemicu emosi yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memahami kapan emosi sedang tidak stabil. Irma menambahkan, setelah mengenali emosi, penting untuk belajar mengendalikannya secara sadar. “Sebaiknya kendalikan emosi dan perasaan, misalnya kenali bahwa perasaan kamu tidak nyaman. Hal ini bisa mengarahkan diri pada solusi yang tepat,” lanjut Irma. Dengan tidak mengabaikan emosi, seseorang bisa lebih mudah menemukan Tips Mengelola Emosi yang sehat, bukan dengan melampiaskannya secara negatif. 2. Beri Jeda dari Kesibukan dan Tekanan Setelah Anda mengenali emosi, langkah berikutnya adalah memberikan jeda bagi diri sendiri. Menurut Irma, memberikan waktu sejenak untuk menenangkan diri justru bisa membantu seseorang berpikir lebih rasional sebelum mengambil keputusan penting. “Berikan diri kamu jeda dari segala emosi yang dirasakan. Ketika emosional, aliran darah itu berpusat pada otak bagian depan. Di sinilah pusat pembuat keputusan untuk menyelesaikan masalah,” tuturnya. Ketika seseorang berada dalam kondisi marah atau stres berat, otak sulit bekerja optimal. “Maka, agar tidak gegabah mengambil keputusan yang salah, sebaiknya tenangkan diri dan ambil jeda agar kondisi stresnya agak berkurang,” tambahnya. Jeda ini bisa dilakukan dengan cara sederhana. Misalnya, berjalan sebentar, menarik napas dalam-dalam, atau duduk diam tanpa gangguan selama beberapa menit. 3. Refleksikan Diri dan Temukan Solusi yang Tepat Baca Juga: Fenomena Orang Tua Lapor Guru Saat Anak Dihukum: Berkaitan Luka Batin Masa Sekolah Setelah emosi lebih tenang, Irma menyarankan untuk melakukan refleksi diri. Refleksi bertujuan agar akar permasalahan yang memicu emosi bisa dikenali. Dalam kondisi pikiran yang stabil, seseorang akan lebih mudah menemukan solusi yang sehat dan realistis. “Setelah mengenali emosi dan perasaan, kemudian kenali kira-kira apa penyebabnya. Dalam kondisi yang lebih tenang, kamu bisa mulai mencari solusi,” ujarnya. Solusi untuk meredakan stres tidak selalu rumit. Beberapa Tips Mengelola Emosi yang sederhana adalah istirahat cukup, melakukan olahraga ringan, atau mengonsumsi makanan bergizi. Dengan cara ini, Anda tidak hanya meredakan emosi sesaat, tetapi juga memperkuat diri untuk menghadapi stres di kemudian hari. 4. Latih Mindfulness agar Emosi Lebih Terkendali Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah melatih mindfulness atau kesadaran penuh. “Latihan mindfulness , seperti journaling , latihan bernapas, atau meditasi itu harus konsisten dilatih dan dibiasakan,” kata Irma. Kebiasaan ini bisa membantu seseorang mengenali emosi dan meresponsnya dengan lebih bijak. Ia menjelaskan, kebiasaan ini dapat membentuk pola kerja otak yang positif. “Sehingga otak punya kode, ketika ada masalah atau stres, kamu tahu harus ngapain karena begitulah cara otak bekerja karena kebiasaan,” katanya. Selain itu, bercerita kepada orang yang dipercaya juga penting sebagai bentuk pelepasan emosi. Melakukan Cara Recharge Emosi sederhana seperti ini bisa membantu seseorang merasa lebih ringan dan tidak terjebak dalam tekanan emosional sendirian. Menjaga keseimbangan emosi bukan berarti harus menghindari stres sepenuhnya, melainkan belajar mengenali dan mengelola perasaan dengan lebih sehat dan bijak. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK