faktakalbar

Sisir Parit Toom, Tim SAR Polda Kalbar Lakukan Pendinginan Lahan Cegah Api Merambat

Penulis: Redaksi Wednesday, 04 February 2026 📖 2 menit
Sisir Parit Toom, Tim SAR Polda Kalbar Lakukan Pendinginan Lahan Cegah Api Merambat
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Tim Search and Rescue (SAR) Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan aksi tanggap darurat dalam Penanganan Karhutla Kubu Raya. Langkah taktis ini dilakukan menyusul ditemukannya titik api di wilayah Kabupaten Kubu Raya pada Selasa (3/2/2026). Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalbar 4 Februari 2026: Waspada Hujan Disertai Petir dan Potensi Karhutla Patroli pengawasan yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga 19.30 WIB tersebut menyasar tiga titik krusial yang dianggap rawan. Berdasarkan hasil pantauan lapangan, kawasan Arang Limbung di sekitar Bandara Supadio dan Komplek Miari terpantau aman dan nihil api. Namun, petugas menemukan titik api aktif yang membakar lahan di kawasan Parit Toom, Kecamatan Rasau Jaya. Merespons temuan tersebut, personel kepolisian langsung melakukan upaya pemadaman yang dilanjutkan dengan proses pendinginan ( cooling down ). Petugas mengerahkan mesin pompa portabel dan menggelar puluhan rol selang untuk membasahi area lahan yang terbakar. Upaya ini dilakukan secara intensif mengingat kondisi lahan gambut yang kering serta hembusan angin kencang yang berisiko memperluas area kebakaran hingga ke permukiman warga. Baca Juga: Titik Api di Jalan Madusari Berhasil Dilokalisir, Polda Kalbar Ingatkan Bahaya Karhutla Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengonfirmasi bahwa operasi ini merupakan bentuk deteksi dini kepolisian untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap. Pihaknya memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menanggulangi potensi bencana asap di wilayah tersebut. "Kami telah mengerahkan sembilan personel SAR Dit Samapta dengan dukungan peralatan lengkap, termasuk kendaraan khusus Karhutla dan mesin pompa portabel. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan titik api di Rasau Jaya benar-benar padam hingga ke lapisan dalam tanah melalui proses pendinginan," ujar Bambang. Dalam proses Penanganan Karhutla Kubu Raya ini, kepolisian tidak hanya fokus pada pemadaman fisik, tetapi juga upaya pencegahan melalui imbauan kepada masyarakat. Warga diminta untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering saat ini. Bambang juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian kebakaran lahan. Hal ini sangat krusial untuk mencegah jatuhnya korban akibat dampak asap, sebagaimana insiden yang sempat terjadi pada hari yang sama. "Kami meminta kerja sama semua pihak. Jika melihat kepulan asap, segera lapor petugas terdekat agar bisa langsung ditangani sebelum meluas dan membahayakan kesehatan masyarakat, seperti yang menimpa salah satu santriwati kita hari ini," pungkas Bambang. Baca Juga: Polsek Sekayam Verifikasi Dua Titik Panas di Desa Pengadang guna Cegah Karhutla (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK