Cegah Kemacetan dan Panic Buying, Polisi Tertibkan Antrean BBM di Mempawah Hilir
Faktakalbar.id, MEMPAWAH –
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek)
Mempawah Hilir
, Iptu Suhartadi, turun tangan secara langsung memimpin jalannya pengamanan serta pengawasan antrean BBM di Mempawah Hilir.
Kegiatan penertiban masyarakat ini dipusatkan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, pada Senin (16/3/2026).
Baca Juga:
Krisis Pertalite di Sanggau SPBU Penuh, Kios Eceran Kosong
Pada hari pelaksanaan pengawasan tersebut, volume kendaraan bermotor yang berada di SPBU terpantau mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga membentuk barisan memanjang.
Ratusan kendaraan masyarakat, baik yang berupa kendaraan roda dua maupun mobil roda empat pribadi, terlihat memadati area stasiun pengisian untuk mendapatkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Guna mengantisipasi terjadinya penyumbatan dan kemacetan lalu lintas yang parah di ruas jalan arteri sekitar SPBU, Kapolsek beserta jajaran personel kepolisian langsung melakukan rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas.
Langkah cepat ini diambil oleh aparat penegak hukum guna memastikan mobilitas pengguna jalan raya dan aktivitas masyarakat umum di kawasan tersebut tetap berjalan lancar tanpa gangguan akibat tumpukan antrean.
Di sela-sela kegiatan pengamanan lalu lintas tersebut, aparat kepolisian secara proaktif memberikan imbauan langsung kepada warga yang sedang menunggu giliran pengisian.
Kapolsek meminta masyarakat agar selalu mengedepankan ketertiban dan secara tegas melarang keras tindakan pembelian bahan bakar dalam jumlah yang berlebihan atau di luar batas kewajaran konsumsi harian.
Baca Juga:
Antrean Panjang di SPBU Pontianak dan Kubu Raya, Warga Keluhkan Kondisi Jelang Lebaran
Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Suhartadi, menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan untuk memastikan situasi di lokasi SPBU senantiasa berada dalam kondisi yang aman, terkendali, dan kondusif bagi semua pihak.
“Kami melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar antrean kendaraan di SPBU tidak menimbulkan kemacetan di jalan raya,” ujar Suhartadi memberikan penjelasan teknis di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, perwira kepolisian tingkat sektor ini secara khusus mengingatkan elemen masyarakat untuk tidak mudah terpancing melakukan aksi borong atau
panic buying
. Tindakan reaktif tersebut dinilai sangat merugikan karena dapat berdampak langsung pada stabilitas distribusi dan ketersediaan BBM secara luas di wilayah setempat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak membeli BBM secara berlebihan. Jika permintaan meningkat secara bersamaan, tentu stok di SPBU akan lebih cepat habis,” jelasnya merincikan dampak negatif dari pembelian berlebih.
Mengakhiri keterangannya, Iptu Suhartadi memastikan bahwa pihak pemerintah bersama PT Pertamina senantiasa menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat. Ia meminta warga menaruh kepercayaan pada sistem distribusi resmi, sehingga kelancaran antrean BBM di Mempawah Hilir dapat terus terjaga.
“Stok BBM dipastikan aman dan terkendali. Jadi masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak perlu panik,” pungkasnya.
(*Red)
Tag:
#Polsek Mempawah Hilir
#Antrean BBM Di Mempawah Hilir
#SPBU Desa Pasir
#Iptu Suhartadi
#Stok BBM Pertamina
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.