Cegah Stroke Mendadak, Dinkes Pontianak Imbau Warga Rutin Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Dinas Kesehatan Kota Pontianak
mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih proaktif memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis di puskesmas sebagai langkah deteksi dini guna mencegah penyakit hipertensi.
Imbauan medis ini diserukan menyusul fakta tingginya temuan pasien darah tinggi yang menduduki peringkat pertama masalah kesehatan di Pontianak sepanjang tahun 2025.
Baca Juga:
Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Pontianak Sepanjang 2025, Capai 54 Ribu Kasus
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menegaskan bahwa fasilitas skrining kesehatan gratis merupakan instrumen pemerintah yang sangat krusial dalam mendeteksi ancaman penyakit sejak tahap awal.
Ia menyoroti fenomena di mana banyak warga tidak menyadari bahwa mereka memiliki faktor risiko darah tinggi karena penyakit ini umumnya tidak menimbulkan gejala fisik yang berarti pada fase awal (
silent killer
).
“Dengan cek kesehatan gratis itu memudahkan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Kadang-kadang orang tidak mengerti ada potensi penyakit atau tidak. Kalau diketahui lebih dini, bisa diobati dan dikelola dengan baik, tidak sampai nanti orang baru stroke baru tahu bahwa dia darah tinggi,” jelas Saptiko di Pontianak, Selasa (31/3/2026).
Saptiko menjelaskan bahwa proses pengobatan darah tinggi tidak bisa hanya bergantung pada konsumsi obat-obatan farmasi semata. Perubahan perilaku hidup masyarakat secara konsisten adalah kunci utama dalam penyembuhannya.
“Kalau hipertensi ini, penyembuhannya satu, dia harus cek rutin tekanan darahnya, kemudian harus minum obat dan harus mengubah perilaku hidupnya. Jadi kita konsultasikan tentang gizinya, bagaimana cara dietnya, kemudian kita ajak untuk berolahraga, harus rutin,” katanya.
Upaya serius untuk mencegah penyakit hipertensi ini tidak lepas dari data akumulatif puskesmas se-Kota Pontianak pada tahun 2025 lalu.
Pada periode tersebut, tercatat sebanyak 54.409 kasus darah tinggi esensial telah ditangani oleh tenaga medis, menjadikan hipertensi sebagai penyakit penyumbang pasien terbanyak di fasilitas layanan kesehatan primer.
Baca Juga:
Tinjau Dua Puskesmas Baru, Wali Kota Edi Kamtono Pastikan Layanan Kesehatan Lebih Nyaman
Melihat besarnya angka tersebut, pihak Dinas Kesehatan akan terus mengintensifkan program edukasi kesehatan secara masif.
Warga dituntut untuk disiplin dalam mengendalikan konsumsi garam, menghindari stres berlebihan, memastikan waktu istirahat yang cukup, serta rutin melakukan aktivitas fisik agar tekanan darah tetap berada di ambang batas normal.
(*Red)
Tag:
#cek kesehatan gratis
#Dinkes Pontianak
#Mencegah Penyakit Hipertensi
#Bahaya Darah Tinggi
#Gejala Stroke
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.