faktakalbar

Cerita Di balik Karangan Bunga "Top Pelakor" Viral Pontianak, Terdapat Dugaan Jaringan Bisnis Ilegal

Penulis: Redaksi Thursday, 13 November 2025 📖 2 menit
Cerita Di balik Karangan Bunga "Top Pelakor" Viral Pontianak, Terdapat Dugaan Jaringan Bisnis Ilegal
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Warga Pontianak dihebohkan oleh pemandangan tak biasa yang mendadak viral di media sosial. Sebuah karangan bunga berdiri megah di depan sebuah rumah mewah, di Jalan G.M Said , Pontianak. Pesan yang tertera sangat provokatif: “ Congratulations! Top Pelakor, cepat tobat sebelum terbakar di neraka” . Karangan bunga ini sontak menjadi bahan perbincangan hangat, menarik perhatian publik di media sosial sejak Selasa (11/11). Banyak pihak menduga, kisah di balik karangan bunga tersebut bukan sekadar drama rumah tangga biasa. Ini melibatkan perpaduan antara kisah asmara terlarang dan urusan bisnis yang rentan. Berdasarkan informasi yang beredar, karangan bunga tersebut dikirim oleh istri sah (yang cemburu) ke rumah (HL) , istri dari rekan bisnis suaminya. Suami yang diduga berselingkuh itu berinisial (HI) , ia diduga menjalin hubungan terlarang dengan istri temannya sendiri berinisial (KN) . Fenomena ini sontak jadi bahan candaan warga net. Berbagai komentar muncul. Ada yang berkomentar, “menyalaa pelakorr,” celetuk seorang warga di komentar media sosial . Baca Juga:   Polisi Patroli Sungai Sekayam Usai Viral Dugaan Aktivitas PETI di Bonti Ada pula yang menulis, “kenapa foto laki-lakinya nda dipajang juga, kan pasti sama-sama mau." Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait. Namun, satu hal pasti, Karangan Bunga Pelakor Viral Pontianak sudah menjadi hiburan gratis bagi warga pekan ini. Dugaan Bisnis Ilegal di Balik Perselisihan Pribadi Intrik di balik karangan bunga viral ini semakin panas dengan adanya Dugaan kuat terdapat aktivitas Bisnis Ilegal di Kalbar. Dari sumber yang enggan disebutkan namanya, disebutkan bahwa para pihak yang terlibat dalam perselingkuhan merupakan teman dekat sekaligus rekan usaha. Namun, usaha yang mereka jalankan disebut-sebut sebagai kegiatan bisnis yang " abu-abu" . Bisnis ini diduga kuat berkaitan dengan peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan emas secara ilegal. Baca Juga:  Modus Pasok PETI, Polda Kalbar Ungkap Penimbunan 4.600 Liter Solar Ilegal di Ketapang Akibat kisah asmara yang diduga terlarang, hubungan pertemanan dan bisnis yang sebelumnya erat itu kabarnya terancam retak di tengah jalan. Tim Media Fakta Kalbar masih berupaya mengonfirmasi berbagai informasi lain untuk memastikan duduk perkaranya. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang memberikan keterangan resmi. Konfirmasi diperlukan, baik soal hubungan gelap maupun apakah benar rumah yang didatangi karangan bunga tersebut memang berhubungan dengan pihak yang diduga sebagai "pelakor." Tim media akan terus menelusuri informasi yang beredar. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK