Talkshow Bank Kalbar: Co-Founder Qaraa.id Paparkan Strategi GRIT untuk Jaga Konsistensi Bisnis
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Co-Founder Qaraa.id Hajon Mahdy Mahmudin memaparkan strategi menjaga konsistensi di tengah
pesat
nya perkembangan industri teknologi.
Penjelasan itu ia sampaikan dalam
talkshow
NGOPI: Ngobrolin Peluang dan Inspirasi yang digelar Bank Kalbar sebagai bagian dari rangkaian milad Bank Kalbar Syariah ke-20, pada Jumat (07/11/2025).
Hajon menegaskan bahwa konsistensi dalam berbisnis bukan hanya soal keberhasilan awal, tetapi kemampuan mempertahankan ritme kerja dalam jangka panjang.
Ia merangkum pendekatan itu dalam akronim GRIT: Guts, Resilience, Initiative, dan Tenacity. GRIT diambil dari buku karya Angela Duckworth.
Baca Juga:
Bank Kalbar Borong Tiga Penghargaan di Ajang Top Human Capital Awards 2025
Ia menjelaskan bahwa
guts
merupakan fondasi pertama sebelum melangkah lebih jauh. “Guts itu keberanian.
Jadi saya harus berani, berani mengambil langkah. Waktu mulai, tidak ada yang menjamin berhasil, tapi kalau tidak berani, tidak akan bergerak,” katanya.
Elemen kedua adalah
resilience
, yang menurutnya menjadi penopang ketika bisnis berada dalam tekanan.
“Resilience itu kekuatan untuk tidak mudah menyerah. Saya selalu pakai analogi dikejar anjing. Orang yang larinya biasa saja bisa lebih ngebut kalau dikejar anjing karena dia punya tujuan agar tidak digigit. Saya punya satu kalimat dalam diri saya yang membuat saya tidak mudah mengatakan, oh saya menyerah, I give up. Karena kalau saya give up, tidak akan tercapai. Dan kata tersebut harus membuat saya bisa mengeluarkan double effort,” jelasnya.
Hajon juga menekankan pentingnya inisiatif sebagai pembeda pertumbuhan.
Inisiatiflah yang menghasilkan lebih banyak peluang dalam perkembangan bisnis.
“Ketika orang-orang hanya memanfaatkan suatu hal untuk mendapatkan satu, kita harus bisa untuk satu itu berkembang, jadi dua atau tiga atau empat, itu inisiatif,” bebernya.
Pada poin terakhir,
tenacity
, ia menegaskan bahwa konsistensi bukan tentang bergerak cepat, tetapi stabil.
“Tenacity itu konsistensi. Pelan-pelan itu cara yang paling cepat untuk mencapai tujuan. Kalau cepat-cepat, berarti terburu-buru, dan biasanya tidak bertahan lama,” ujarnya.
Hajon mengatakan prinsip GRIT dapat diterapkan tidak hanya di industri teknologi, tetapi juga oleh pekerja kreatif dan generasi muda yang sedang membangun karier.
Baca Juga:
Buka Rangkaian Milad Syariah ke-20, Bank Kalbar Gelar Talkshow NGOPI
(*Putri)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.