faktakalbar

Cuaca Ekstrem Klaten Sebabkan Pohon Tumbang dan Kerusakan Atap Bangunan di Tiga Desa

Penulis: Redaksi Thursday, 19 February 2026 📖 1 menit
Cuaca Ekstrem Klaten Sebabkan Pohon Tumbang dan Kerusakan Atap Bangunan di Tiga Desa
Faktakalbar.id, KLATEN - Bencana cuaca ekstrem melanda wilayah Klaten , Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (17/2) sore pukul 15.45 WIB. Hujan deras yang disertai angin kencang ini berdampak signifikan pada tiga desa yang berada di wilayah Kecamatan Bayat. Baca Juga: BNPB Catat Ribuan Rumah Terendam Banjir di NTB, Jawa Timur, dan Jawa Tengah Peristiwa cuaca ekstrem ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan memicu kerusakan pada atap bangunan milik warga di lokasi kejadian. Merespons situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Klaten langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan asesmen dan koordinasi penanganan darurat. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Indonesia memang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang hingga Kamis (19/2). Kondisi cuaca inilah yang memicu terjadinya cuaca ekstrem Klaten dan beberapa daerah lainnya. Baca Juga: BNPB Laporkan Rangkaian Bencana di Cilacap, Sumbawa, dan Lampung Selatan Terkait rentetan kejadian cuaca ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan resmi bagi masyarakat dan pemerintah daerah. "Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," terang BNPB melalui keterangan resminya. BNPB meminta masyarakat untuk tidak lengah terhadap perubahan cuaca secara tiba-tiba. "Masyarakat diharapkan memantau informasi cuaca resmi dari BMKG, memastikan kondisi lingkungan sekitar aman, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada BPBD setempat," imbau BNPB. Sebagai langkah antisipasi ke depan, BNPB juga menekankan pentingnya kesiapan aparatur di tingkat daerah. "Pemerintah daerah bersama BPBD diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan, dan jalur evakuasi guna menjamin respons cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi kedaruratan," tutup  BNPB. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK