faktakalbar

Cuaca Ekstrem Landa NTB: Angin Kencang di Lombok Tengah, Banjir Rendam Lombok Barat

Penulis: Redaksi Tuesday, 27 January 2026 📖 1 menit
Cuaca Ekstrem Landa NTB: Angin Kencang di Lombok Tengah, Banjir Rendam Lombok Barat
Faktakalbar.id, LOMBOK – Fenomena hidrometeorologi basah melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada akhir pekan kemarin. Dua kabupaten, yakni Lombok Tengah dan Lombok Barat , terdampak bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi secara berurutan. Baca Juga: Laporan BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Lombok Timur, Serang, hingga Sepaku Di Kabupaten Lombok Tengah, angin kencang menerjang pada Minggu (24/1/2026) pukul 10.00 WITA. Peristiwa ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang disertai hembusan angin kuat. Empat kecamatan tercatat terdampak, meliputi Kecamatan Pringgarata, Batukliang Utara, Praya, dan Pujut. Dampak dari angin kencang tersebut mengakibatkan delapan kepala keluarga dan satu fasilitas pendidikan mengalami kerusakan. BPBD Kabupaten Lombok Tengah telah terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Baca Juga: Ribuan Rumah di OKI dan Lombok Barat Terendam, Status Siaga Darurat Ditetapkan hingga April Banjir di Lombok Barat Sementara itu, di wilayah Kabupaten Lombok Barat, hujan deras memicu terjadinya banjir di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, pada Minggu (25/1/2026) pukul 15.00 WITA. Berdasarkan data BNPB, banjir ini berdampak pada 21 kepala keluarga. Sebanyak 13 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kerusakan materiil tercatat sebanyak 21 unit rumah warga terendam air. BPBD Kabupaten Lombok Barat bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat telah melakukan upaya penanganan darurat untuk membantu warga yang terdampak cuaca ekstrem tersebut. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK