Cuaca Ekstrem Mengintai, Motoris Speedboat Teluk Melano Diingatkan Tak Paksakan Berlayar
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA –
Potensi cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi menjadi ancaman serius bagi aktivitas transportasi laut di Kabupaten Kayong Utara.
Mengantisipasi risiko kecelakaan air, pengawasan di pintu-pintu keberangkatan penumpang diperketat.
Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Simpang Hilir, TNI AL, dan Basarnas melakukan penyisiran dan pemeriksaan langsung di Pelabuhan Speedboat Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, pada Senin (15/12/2025) pagi.
Fokus utama petugas bukan sekadar patroli keamanan, melainkan memastikan kelayakan alat keselamatan (
safety equipment
) pada armada
speedboat
.
Baca Juga:
Meski Tantangan Fiskal, Pemkab Kayong Utara Pastikan Perlindungan Jamsostek Pekerja Rentan di 2026
Para motoris atau nahkoda diminta secara tegas untuk tidak memaksakan keberangkatan jika kondisi cuaca di laut memburuk.
"Kami mengimbau seluruh nahkoda dan penumpang agar selalu mengutamakan keselamatan. Gunakan alat pelindung diri seperti
life jacket
yang tersedia," ujar salah satu petugas di lokasi.
Ancaman Banjir Rob dan Angin Kencang
Langkah preventif ini sejalan dengan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kayong Utara.
BMKG mendeteksi adanya
potensi
perubahan cuaca signifikan di wilayah pesisir, termasuk Kecamatan Simpang Hilir.
Berdasarkan pantauan BMKG, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang, terutama pada pagi hingga siang hari.
Kondisi ini dikhawatirkan memicu gelombang tinggi di jalur pelayaran lokal.
Selain itu, masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi laut juga diminta mewaspadai fenomena pasang air laut yang dapat menyebabkan banjir rob.
Kondisi debit air laut yang
fluktuatif
serta suhu dan kelembapan yang tinggi menambah risiko pelayaran saat ini.
Pemeriksaan rutin terhadap kelengkapan jaket pelampung dan kesiapan mesin
speedboat
di Pelabuhan Teluk Melano diharapkan dapat meminimalisir risiko fatalitas jika terjadi insiden di tengah laut.
Hingga Senin pagi, situasi di pelabuhan terpantau kondusif dan masyarakat merespons positif langkah antisipasi tersebut.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Mengintai Perairan Kayong Utara, Penumpang Speedboat di Sukadana Wajib Pakai Life Jacket
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.