faktakalbar

Cuma Makan Buah Saat Sahur, Apakah Aman Memenuhi Kebutuhan Tubuh?

Penulis: Redaksi Thursday, 05 March 2026 📖 1 menit
Cuma Makan Buah Saat Sahur, Apakah Aman Memenuhi Kebutuhan Tubuh?
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Tidak sedikit orang yang memilih hanya makan buah untuk sahur . Apa kamu juga salah satu di antaranya? Dokter pun berikan penjelasan soal buah sebagai satu-satunya menu sahur. Karena berbagai macam alasan, sebagian orang memilih menu praktis untuk sahur. Buah pun jadi salah satu menu andalan. Tanpa tambahan makanan lain, buah dianggap sehat dan sudah mampu memenuhi kebutuhan tubuh selama berpuasa. Akan tetapi, keputusan untuk menjadikan buah sebagai satu-satunya menu sahur perlu kamu pertimbangkan lagi. Aru Ariadno, spesialis penyakit dalam, menjelaskan makan buah saja sebenarnya belum cukup apalagi tubuh perlu sumber energi yang mampu bertahan sepanjang hari. "Kita tetap harus ada asupan energi dalam bentuk kalori. Jadi nggak bisa cuma buah gitu, kurang," jelas Aru. Baca Juga:  Tren Minum Oralit Saat Sahur Biar Kuat Puasa, Benarkah Perlu? Ini Kata Ahli Gizi "Paling tidak harus ada kalori yang masuk ke dalam badan," imbuhnya. Lantas, apa makanan yang disarankan untuk menu sahur? Keputusan konsumsi buah untuk sahur demi kesehatan atau program penurunan berat badan sah-sah saja dilakukan. Namun Aru menyarankan sebaiknya tetap konsumsi makanan dengan kalori tidak terlalu tinggi. Kemudian menu sahur sebaiknya tidak tinggi gula. Makanan tinggi gula memang mengenyangkan tapi hanya dalam waktu singkat, tubuh akan lapar lagi. "Karena gula itu akan cepat diserap oleh tubuh," imbuh Aru. Dia berkata menu sahur sebaiknya berupa makanan tinggi serat, ada kandungan karbohidrat dalam jumlah cukup, dan protein. Semua kandungan gizi tersebut membantu memberikan energi sepanjang hari. Baca Juga:  Pemprov Kalbar Kucurkan Rp100 Juta Dukung Pelestarian Budaya Festival Sahur-Sahur Mempawah (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK