Dana Murah BRI Meningkat Hingga 71 Persen Tahun 2025
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
PT
Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk sukses memperkuat struktur pendanaan mereka melalui peningkatan porsi dana murah atau
Current Account Saving Account
(CASA).
Optimalisasi saluran digital menjadi mesin utama pendorong pertumbuhan ini sepanjang tahun 2025.
Porsi dana murah BRI meningkat dari posisi 66,6 persen pada tahun 2024 menjadi sekitar 71 persen dari total
Dana Pihak Ketiga
(DPK) pada akhir tahun lalu.
Baca Juga:
Gandeng Bank Kalbar, Pemkab Kayong Utara Salurkan Bantuan Ramadan di Kepulauan
Keberhasilan ini mencerminkan efisiensi bank dalam mengelola biaya dana serta meningkatkan basis nasabah ritel yang loyal.
Total Dana Pihak Ketiga BRI secara konsolidasi tumbuh 7,4 persen secara tahunan menjadi Rp1.466,84 triliun. Sektor giro mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 19,7 persen, sementara tabungan mengalami kenaikan sebesar 7,9 persen.
Kesehatan Likuiditas Bank
Meskipun agresif dalam menghimpun dana dan melakukan digitalisasi, BRI tetap menjaga tingkat likuiditas pada level yang sehat. Rasio pinjaman terhadap simpanan atau
Loan to Deposit Ratio
(LDR) berada di angka 91,4 persen.
Angka LDR tersebut menunjukkan bahwa BRI memiliki likuiditas yang cukup memadai untuk terus mendukung ekspansi kredit secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Kinerja Melampaui Target, RUPS Bank Kalbar Restui Estafet Kepemimpinan ke Edy Kusnadi
Struktur pendanaan yang kuat dan berbasis ritel ini memberikan stabilitas bagi bank dalam menghadapi dinamika ekonomi pada masa mendatang.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.