Dana Pusat Berkurang, Melawi Naikkan Target Pendapatan Daerah
Faktakalbar.id, MELAWI -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Melawi
menghadapi tantangan berat pada tahun anggaran 2026. Dana bantuan dari pemerintah pusat untuk daerah ini mengalami pemotongan hingga mencapai Rp 261 miliar.
Pemkab Melawi bergerak cepat menyikapi pengurangan anggaran tersebut. Pemerintah daerah memutuskan untuk menaikkan target
Pendapatan Asli Daerah
(PAD) pada tahun 2026 menjadi Rp 104,5 miliar.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Melawi, Alfian, merasa yakin pihaknya mampu mengejar target tersebut. Rasa optimisme ini muncul setelah melihat laporan pendapatan daerah tahun 2025 yang menunjukkan hasil sangat positif.
Baca Juga:
Sesar Adang Bergerak, Gempa M 4,8 Guncang Sekadau, Melawi, dan Sintang
Bapenda mencatat total pendapatan daerah pada tahun 2025 terealisasi sebesar Rp 83,96 miliar. Angka ini hampir memenuhi target maksimal atau mencapai 99,82 persen dari rencana sebesar Rp 84,11 miliar.
Pendapatan
Melonjak Tajam
Capaian tahun 2025 tersebut menunjukkan lonjakan pendapatan sebesar 53,8 persen jika dibandingkan tahun 2024. Sebagai gambaran, pada tahun 2024 pendapatan Melawi hanya terkumpul Rp 54,59 miliar.
Alfian menegaskan bahwa jajarannya tidak akan terlena meski pendapatan daerah sedang naik. Bapenda Melawi berjanji akan bekerja lebih keras untuk menutupi kekurangan anggaran akibat pemangkasan dana dari pusat.
“Walaupun target PAD tahun 2026 meningkat dibandingkan tahun 2025, kami tetap optimistis target tersebut dapat tercapai. Namun, tentu membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk masyarakat wajib pajak,” ujar Alfian, Jumat (23/1/2026).
Baca Juga:
Pemkab Melawi Tunggu Pencairan Dana 64 Miliar
Untuk mencapai target Rp 104,5 miliar tersebut, Alfian menyiapkan strategi khusus. Pihaknya akan mempererat kerja sama antar-instansi pemerintah. Selain itu, petugas akan lebih gencar mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak dan retribusi daerah demi pembangunan Melawi.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.