faktakalbar

Sambut Kedatangan Pesawat Rafale, Danlanud Roesmin Nurjadin Pimpin Aksi Bersih FOD di Apron

Penulis: Redaksi Monday, 26 January 2026 📖 1 menit
Sambut Kedatangan Pesawat Rafale, Danlanud Roesmin Nurjadin Pimpin Aksi Bersih FOD di Apron
Faktakalbar.id, PEKANBARU – Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Roesmin Nurjadin , Marsma TNI Abdul Haris, memimpin langsung Apel dan kegiatan Foreign Object Debris (FOD) Walk di Apron A-2, sebelum dimulainya aktivitas operasional penerbangan, Rabu (21/01/2026). Baca Juga:   Batch Pertama Segera Tiba, Tiga Jet Tempur Rafale Indonesia Siap Dikirim Kegiatan penyisiran benda asing ini melibatkan seluruh elemen, mulai dari para pejabat Lanud, perwira, bintara, tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aksi ini digelar sebagai upaya kolektif untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan operasi penerbangan ( flight safety ), sekaligus memastikan area operasional steril dari benda-benda yang berpotensi membahayakan. Dalam arahannya, Danlanud menekankan pentingnya rasa memiliki terhadap satuan, khususnya dalam menyongsong kedatangan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) baru, yakni pesawat tempur Rafale . Kebersihan landasan menjadi harga mati di tengah proses pembangunan fasilitas yang masih berlangsung. “Kegiatan ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian kita semua terhadap Lanud ini. Dengan masih adanya penyiapan fasilitas Rafale di sekitar kita, mari bergotong royong menjaring benda-benda yang berada di area Apron A-1, Apron A-2, sekitar Shelter Skadron Udara 12, hingga New Taxiway,” tegas Danlanud. Lebih lanjut, Danlanud mengingatkan potensi bahaya dari benda-benda kecil seperti kerikil, baut sisa pengerjaan konstruksi, paku, atau material bangunan lainnya. Baca Juga:   Satu Dekade Mengabdi, Rafale Jadi Kunci Mesir Dobrak Pembatasan Teknologi Militer AS Benda-benda tersebut harus segera disingkirkan karena dapat berakibat fatal bagi mesin maupun struktur pesawat tempur. Melalui kegiatan rutin FOD Walk ini, Lanud Roesmin Nurjadin berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman (zero accident), sehingga seluruh operasi penerbangan, baik latihan rutin maupun penyiapan kedatangan pesawat baru, dapat berjalan lancar tanpa hambatan. (fR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK