faktakalbar

Dari Koin Seribu Rupiah, Pelajar Pontianak Kumpulkan Rp215 Juta untuk Bantu Sesama

Penulis: Redaksi Friday, 22 August 2025 📖 2 menit
Dari Koin Seribu Rupiah, Pelajar Pontianak Kumpulkan Rp215 Juta untuk Bantu Sesama
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Semangat berbagi melalui program ‘ Like Sedekah Jumat ’ yang diinisiasi di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pontianak menunjukkan hasil yang luar biasa. Sepanjang tahun ini, gerakan sedekah ini berhasil menghimpun dana lebih dari Rp215 juta, yang kemudian diwujudkan menjadi 1.000 paket perlengkapan sekolah untuk siswa yang membutuhkan. Baca Juga: Pemkot Pontianak Petakan Lokasi Sekolah Baru untuk Pemerataan Akses Pendidikan Program mulia ini melibatkan partisipasi aktif dari 157 sekolah, yang terdiri dari 129 SD dan 28 SMP di seluruh Pontianak. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mencatat beberapa perolehan tertinggi, di antaranya: Tingkat SD: UPZ Kecamatan Pontianak Timur memimpin dengan perolehan Rp69,2 juta, diikuti Pontianak Selatan sebesar Rp30,6 juta, dan Pontianak Barat yang mengumpulkan Rp29,3 juta. Secara khusus, SD Negeri 09 Pontianak Utara meraih predikat juara umum se-Kota Pontianak dengan total sedekah mencapai Rp8,1 juta. Tingkat SMP: SMP Negeri 03 Pontianak menjadi pengumpul terbanyak dengan Rp10,2 juta. Posisi berikutnya diraih oleh SMP Negeri 01 Pontianak sebesar Rp9,6 juta dan SMP Negeri 04 Pontianak dengan Rp7,1 juta. Selain kategori jumlah, panitia juga memberikan penghargaan untuk rasio sedekah tertinggi berdasarkan jumlah siswa, yang diraih oleh SMP Negeri 26 Pontianak (Rp23 ribu per murid) dan SD Plus Bina Empat Lima (Rp19 ribu per murid). Wali Kota Pontianak , Edi, memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh seluruh sekolah. Baca Juga: Anak Putus Sekolah di Pontianak Barat Dibantu Lanjutkan Pendidikan Lewat Program Sekolah Rakyat Menurutnya, meski bantuan ini belum mencakup seluruh siswa, langkah kecil ini memiliki dampak besar untuk menjaga semangat belajar anak-anak. “Pemerintah Kota juga sudah menganggarkan melalui APBD untuk perlengkapan sekolah, seragam, dan beasiswa bagi siswa tidak mampu. Perlu kolaborasi agar tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah. Data siswa, terutama yatim piatu, harus valid by name by address supaya tepat sasaran,” ujarnya usai menyerahkan bantuan secara simbolis di halaman Kantor Wali Kota, Jumat (22/8). Edi juga menyinggung rencana strategis di bidang pendidikan, termasuk pembangunan sekolah rakyat terpadu di atas lahan seluas lima hektare. “Sekolah rakyat ini akan menampung siswa dari SD, SMP, hingga SMA dengan fasilitas lengkap, termasuk asrama,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah kota dalam program sosial lainnya, seperti penyiapan 55 dapur makan gratis dan percepatan program zero stunting . “Kuncinya hanya satu, peduli. Kalau kita tidak peduli dengan lingkungan, semua program ini tidak mungkin mencapai hasil optimal,” tegas Edi. Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pontianak, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan pesat program Like Sedekah Jumat. Baca Juga: Wali Kota Pontianak Ajak PKK Prioritaskan Pendidikan Anak Sejak diluncurkan tiga tahun lalu, jumlah bantuan terus meningkat signifikan, dari 50 paket di tahun pertama, 700 paket di tahun kedua, hingga mencapai 1.000 paket tahun ini. “Alhamdulillah, dari sedekah Rp1.000 yang diberikan anak-anak setiap Jumat, bisa terkumpul Rp215.133.822 dalam setahun. Dana ini sepenuhnya kembali untuk membantu anak-anak sekolah yang membutuhkan,” ungkap Sulaiman. Ia menambahkan, Baznas Pontianak menargetkan penyaluran 2.000 paket bantuan pada tahun depan dengan menggandeng lebih banyak sekolah, termasuk madrasah di bawah naungan Kementerian Agama. “Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah kota. Semoga program ini terus berlanjut dan makin banyak anak-anak yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (*Red/Kominfo/Prokopim)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK