faktakalbar

Darurat Hoaks dan Penipuan Digital, Polda Kalbar Gandeng Media Massa Perkuat Filter Informasi

Penulis: Redaksi Monday, 24 November 2025 📖 2 menit
Darurat Hoaks dan Penipuan Digital, Polda Kalbar Gandeng Media Massa Perkuat Filter Informasi
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menyoroti tingginya peredaran informasi palsu ( hoaks ) dan disinformasi di tengah masyarakat sebagai tantangan keamanan serius saat ini. Merespons hal tersebut, kepolisian menilai kolaborasi dengan media massa bukan lagi sekadar seremonial, melainkan kebutuhan strategis untuk memfilter informasi yang beredar di ruang publik. Hal ini menjadi poin utama dalam pertemuan antara jajaran Polda Kalbar dengan pimpinan media cetak, elektronik, online , serta pegiat media sosial di Hotel Alimoer Pontianak , Senin (24/11/2025). Waka Polda Kalbar, Roma Hutajulu, menyatakan bahwa pesatnya arus teknologi informasi membawa dampak ganda. Baca Juga:  Idap Skizofrenia Puluhan Tahun, Anggota Polda Sumut Aniaya Pemotor hingga Babak Di satu sisi memudahkan komunikasi, namun di sisi lain membuka celah lebar bagi penyebaran berita bohong yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Kita dihadapkan pada tantangan serius berupa penyebaran berita hoaks dan disinformasi yang marak. Media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi harus menjadi rekanan dalam memfilter informasi agar tetap faktual dan kredibel," tegas Roma Hutajulu di hadapan awak media. Antisipasi Modus Penipuan Baru Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Bayu Suseno, menekankan urgensi penyamaan persepsi dalam menghadapi kejahatan yang memanfaatkan teknologi. Menurutnya, media memiliki peran vital dalam mengedukasi publik agar tidak mudah terjebak dalam modus operandi baru, khususnya penipuan daring ( online scam ). "Perlu adanya langkah bersama dalam menyampaikan informasi guna mencegah terjadinya tindak pidana penipuan yang saat ini banyak memanfaatkan kemajuan teknologi," ujar Bayu. Ia juga menyoroti pentingnya kompetensi jurnalistik dalam memproduksi berita. Ke depan, Polda Kalbar berencana meningkatkan kapasitas personelnya sekaligus berkolaborasi dalam pelatihan jurnalistik agar informasi yang keluar ke publik benar-benar akurat dan sesuai kaidah, bukan sekadar viral. Penghargaan Konten Kreatif Dalam pertemuan tersebut, Polda Kalbar juga memberikan atensi pada keterlibatan masyarakat dalam kampanye positif melalui konten visual. Dua kreator konten lokal, Ismawati Hapsari Putri dan Ramadhan, menerima penghargaan atas karya video pendek mereka. Ismawati menyabet Juara 3 untuk kategori Video Pendek Program Makan Bergizi Gratis, sementara Ramadhan meraih Juara 3 dalam Lomba Video Ketahanan Pangan. Penghargaan ini diberikan dalam rangka kompetisi HUT Humas Polri ke-74, yang menandakan bahwa isu sosial seperti pangan dan gizi kini juga menjadi perhatian dalam narasi keamanan publik. Baca Juga:  “Zero Tolerance”, Polda NTT Pecat Tidak Hormat Anggota Penganiaya Siswa SPN (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK