faktakalbar

Pemerintah Catat Defisit APBN Februari 2026 Capai Rp135,7 Triliun

Penulis: Redaksi Tuesday, 10 March 2026 📖 1 menit
Pemerintah Catat Defisit APBN Februari 2026 Capai Rp135,7 Triliun
Faktakalbar.id, JAKARTA – Pemerintah mencatat bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Februari 2026 mengalami defisit sebesar Rp135,7 triliun atau 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), Jumat (06/03/2026). Baca Juga:  Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas 5 Isu Strategis dari Pendidikan hingga Mudik Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah konferensi pers. Meskipun mengalami defisit, penerimaan negara tercatat berhasil mencapai Rp358 triliun, yang berarti tumbuh 12,8 persen. Sektor pajak menjadi pendorong utama dari capaian penerimaan negara tersebut dengan persentase pertumbuhan mencapai 30,4 persen menjadi Rp245,1 triliun. "Pengumpulan pajak di 2 bulan pertama 2026 ini tumbuh 30% itu akan stabil terus ke depan," ungkap Purbaya. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, belanja negara tercatat mencapai Rp493,8 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 41,9 persen. Baca Juga:   Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Waspadai 4 Dampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat Indonesia Porsi terbesar dari angka pengeluaran tersebut berasal dari belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp346,1 triliun atau tumbuh 63,7 persen. Di sisi lain, pembiayaan tercatat berada di angka Rp164,2 triliun. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK