faktakalbar

Demam Bikin Badan Pegal dan Mata Perih? Ini 4 Alasan Ilmiahnya

Penulis: Redaksi Wednesday, 05 November 2025 📖 2 menit
Demam Bikin Badan Pegal dan Mata Perih? Ini 4 Alasan Ilmiahnya
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Saat demam, rasanya seperti mendapat "paket kombo" gejala yang tidak menyenangkan. Suhu tubuh naik, kepala pusing, seluruh badan terasa linu dan pegal, dan sering kali mata juga ikut terasa perih, panas, bahkan berair. Banyak yang mengira ini adalah gejala-gejala penyakit yang berbeda. Padahal, semuanya adalah satu rangkaian respons yang saling terkait yang dilancarkan oleh sistem kekebalan tubuh Anda. Baca Juga:  Anak Kost Demam? Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Wajib Ini di Kamar Ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari strategi tubuh untuk melawan infeksi. Berikut adalah 4 alasan utama mengapa demam sering kali datang bersamaan dengan badan pegal dan mata yang perih. 1. Terjadinya Peradangan Sistemik Alasan utama dari semua gejala ini adalah peradangan atau inflamasi . Ketika virus atau bakteri masuk ke tubuh, sistem imun akan membunyikan alarm. Alarm ini memicu pelepasan zat-zat kimia yang disebut sitokin untuk melawan penjajah tersebut. Proses peradangan ini tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi menyebar ke seluruh tubuh (sistemik). Inilah yang menjadi biang keladi dari rasa tidak nyaman yang Anda rasakan secara menyeluruh. 2. Pelepasan Senyawa Pemicu Nyeri (Prostaglandin) Saat peradangan terjadi, tubuh juga melepaskan senyawa kimia bernama prostaglandin. Senyawa ini memiliki dua tugas utama yang relevan di sini. Pertama, ia memberi sinyal ke otak (hipotalamus) untuk menaikkan suhu tubuh, yang kita kenal sebagai demam. Kedua, prostaglandin secara signifikan meningkatkan sensitivitas reseptor rasa sakit di seluruh tubuh. Akibatnya, otot dan sendi Anda yang biasanya baik-baik saja, kini menjadi sangat sensitif dan terasa pegal, linu, atau sakit saat disentuh dan digerakkan. 3. Dehidrasi Akibat Suhu Tinggi Demam membuat suhu tubuh Anda panas. Secara alami, tubuh akan berusaha mendinginkan diri dengan cara berkeringat. Proses ini, ditambah penguapan cairan lewat pernapasan yang mungkin lebih cepat, akan menguras cadangan cairan tubuh. Dehidrasi ringan adalah salah satu penyebab utama otot terasa kaku dan pegal. Selain itu, dehidrasi juga berdampak langsung pada mata. Mata membutuhkan cairan yang cukup untuk memproduksi air mata agar tetap terlumasi. Saat cairan tubuh berkurang, mata menjadi kering, terasa "berpasir", dan akhirnya perih. Terkadang, sebagai respons atas kekeringan ini, mata justru memproduksi air mata berlebih (refleks berair) untuk mencoba melumasinya. 4. Tekanan Sinus dan Kelelahan Imun Sering kali, demam disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan seperti flu. Infeksi ini menyebabkan peradangan dan penumpukan lendir di rongga sinus, yang lokasinya berada di belakang pipi, dahi, dan mata. Tekanan dari sinus yang meradang inilah yang sering dirasakan sebagai rasa nyeri atau perih di area belakang mata. Ditambah lagi, sistem imun Anda sedang bekerja lembur untuk memproduksi jutaan sel darah putih. Proses ini menguras sangat banyak energi, menyebabkan kelelahan ekstrem yang bermanifestasi sebagai rasa pegal dan lemas di seluruh badan. Baca Juga:  3 Cara Menurunkan Demam pada Anak yang Efektif, Hindari Kompres Dingin (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK