Antre Sejak Subuh Demi Paket 'Sakti' Rp 70 Ribu, Polisi Kawal Ketat Pasar Murah Sukadana
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA -
Sejak matahari belum terbit sempurna, hiruk-pikuk warga sudah terdengar di kawasan
Pasar Daerah
, Jalan Batu Daya 1,
Sukadana
.
Sekitar 500 warga rela mengantre sejak pagi buta demi mendapatkan "tiket emas" penawar inflasi: paket sembako premium seharga Rp 70 ribu, Senin (24/11/25).
Baca Juga:
Siapkan Lahan 189 Hektare, Gubernur Ria Norsan Tinjau Lokasi Bandara Sukadana untuk Topang IKN
Antusiasme warga yang membludak ini dipicu oleh gelaran Operasi Pasar Murah yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (
Disperindag ESDM
) Provinsi Kalimantan Barat berkolaborasi dengan
Perum Bulog Ketapang
.
Melihat potensi kerawanan akibat tingginya massa, Polres Kayong Utara tak mau kecolongan.
Personel Satuan Samapta dan Polsek Sukadana diterjunkan untuk membentuk barikade humanis, memastikan distribusi "emas putih" (beras) dan kebutuhan pokok lainnya berjalan tertib tanpa aksi saling serobot.
"Operasi pasar ini sangat membantu masyarakat, apalagi jelang akhir tahun harga pangan biasanya naik,"
ujar salah seorang warga yang tampak sumringah menenteng kantong merah usai mengantre.
Paket sembako yang menjadi rebutan warga ini memang terbilang sangat miring.
Hanya dengan merogoh kocek Rp 70.000, warga sudah bisa membawa pulang 5 Kilogram Beras Kita Premium, 1 liter minyak goreng merek
Rose Brand
, dan 1 Kilogram gula pasir.
Harga ini jauh di bawah harga pasar yang kini tengah merangkak naik.
Untuk memenuhi kebutuhan ratusan warga tersebut, sebuah truk
Colt Diesel
kuning bernopol KH 8193 GQ didatangkan langsung dengan muatan logistik jumbo: 5 ton beras, 1.000 liter minyak goreng, dan 1.000 kilogram gula pasir.
Baca Juga:
Awas Kena Tilang! Polres Kayong Utara Gelar Operasi Zebra Kapuas 2025, Cek Sasarannya
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua Tim Disperindag ESDM Kalbar, Helmy, dan Ketua Tim Bulog Ketapang, Denis, ini berlangsung kondusif di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian hingga berakhir pukul 08.30 WIB.
Personel Polres Kayong Utara tampak aktif mengatur alur antrean dan memastikan sembako jatuh ke tangan warga yang berhak.
Langkah taktis ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dan Pemerintah Daerah dalam menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan yang menjadi kekhawatiran utama masyarakat Sukadana belakangan ini.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.