faktakalbar

Demo Hari Ke-4 di Pontianak, Ratusan Mahasiswa dan Warga Geruduk Polda Kalbar Tuntut Copot Kapolda dan Kapolri

Penulis: Redaksi Sunday, 31 August 2025 📖 1 menit
Demo Hari Ke-4 di Pontianak, Ratusan Mahasiswa dan Warga Geruduk Polda Kalbar Tuntut Copot Kapolda dan Kapolri
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sabtu (30/8/2024), aksi demonstrasi memasuki hari keempat dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan mahasiswa dari sejumlah kampus serta organisasi kemahasiswaan. Massa memusatkan aksi di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat. Baca Juga:   Mahasiswa Untan Diduga Terkena Peluru Karet Saat Aksi di Pontianak, Alami Luka Kepala Ratusan mahasiswa dan warga bergerak dari Tugu Digulis menuju Polda Kalbar dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, massa terus menyuarakan tuntutan dan meneriakkan yel-yel perlawanan. Sesampainya di depan Polda Kalbar, massa melakukan orasi secara bergantian. Mereka juga mengumandangkan sumpah mahasiswa sebagai simbol persatuan dan solidaritas antarmahasiswa di seluruh Indonesia. Aksi hari keempat ini tampak berbeda dengan kehadiran organisasi masyarakat (ormas) seperti Laskar Pemuda Melayu (LPM) dan Pemuda Pancasila, yang hadir dengan dalih menjaga kondusifitas jalannya aksi. Baca Juga:   Presiden Mahasiswa Polnep Terluka, 15 Orang Ditahan, dan Satu Orang Dikabarkan Hilang dalam Aksi Demonstrasi Hingga pukul 16.16 WIB, massa masih bertahan di depan Polda Kalbar. Mereka menuntut pencopotan Kapolda Kalbar dan Kapolri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden represif yang menyebabkan meninggalnya salah satu demonstran di Jakarta. Aksi tersebut merupakan wujud solidaritas mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Barat terhadap korban yang terluka maupun meninggal dunia dalam demonstrasi di Jakarta. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Kalbar belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan massa. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK