Demo Mahasiswa di Depan DPRD Kalbar Berakhir Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Aksi unjuk rasa
yang digelar oleh ratusan mahasiswa di depan Gedung
DPRD
Kalimantan Barat (Kalbar), Jalan Ahmad Yani, Pontianak, pada Rabu (27/8/2025) sore, berakhir dengan kericuhan.
Aparat kepolisian
menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang mencoba menerobos masuk ke dalam area gedung.
Baca Juga:
Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di DPRD, Sampaikan Lima Tuntutan
Kericuhan bermula ketika situasi semakin memanas sekitar pukul 17.15 WIB.
Kekecewaan massa memuncak setelah aspirasi mereka tidak kunjung mendapat tanggapan dari para anggota dewan yang tak kunjung menemui mereka.
Menurut pantauan di lokasi, para demonstran yang sejak awal bertahan di depan gerbang utama mulai kehilangan kesabaran.
Upaya massa untuk merangsek masuk tersebut langsung direspons oleh aparat keamanan yang telah bersiaga.
Baca Juga:
Breaking News: Mahasiswa Geruduk DPRD Kalbar, Bakar Ban hingga hampir Bentrok dengan Polisi
Tanpa kompromi, polisi melepaskan beberapa kali tembakan gas air mata ke arah kerumunan mahasiswa.
Tindakan ini sontak membuat barisan demonstran porak-poranda dan terpaksa mundur menjauhi gerbang utama.
Berdasarkan pengamatan tim Fakta Kalbar di lapangan, efek gas air mata berhasil memukul mundur para pengunjuk rasa hingga ke badan jalan.
Aparat kepolisian terlihat terus bergerak maju, bahkan hingga mengejar sebagian massa keluar dari area kompleks DPRD untuk memastikan situasi kembali kondusif dan terkendali.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar Gedung DPRD Kalbar masih terasa tegang.
Baca Juga:
Demo di DPR Ricuh, Polisi Amankan Enam Orang
Dampak dari demo mahasiswa di DPRD Kalbar ini juga menyebabkan kemacetan parah di Jalan Ahmad Yani, karena massa aksi berpindah ke badan jalan dan adanya upaya pembubaran yang dilakukan oleh aparat.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.