faktakalbar

Korban Banjir Sumatra Butuh Sembako dan Rumah, Menpora Justru Janjikan Alat Olahraga

Penulis: Redaksi Thursday, 04 December 2025 📖 2 menit
Korban Banjir Sumatra Butuh Sembako dan Rumah, Menpora Justru Janjikan Alat Olahraga
Faktakalbar.id, NASIONAL – Pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir terkait rencana pengiriman bantuan bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatra menuai sorotan tajam. Di tengah kondisi darurat di mana ribuan warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan logistik dasar, Menpora justru menjanjikan pengiriman alat-alat olahraga. Rencana tersebut disampaikan Erick dalam jumpa pers di Media Center Kemenpora, Jakarta, Selasa (3/12/2025). Ia menyebut bantuan alat olahraga buatan lokal itu akan didistribusikan sebagai bentuk trauma healing pascabencana, dengan anggaran yang disisir untuk tahun depan. Baca Juga:  Tanggapan Erick Thohir Soal Rangkap Jabatan Menteri dan Ketua PSSI Namun, pernyataan ini dinilai tidak peka terhadap prioritas kebutuhan mendesak para korban. Saat ini, warga yang terdampak bencana lebih membutuhkan jaminan pangan, air bersih, obat-obatan, dan tempat pengungsian yang layak, bukan bola atau raket. "Nanti pascabencana, mungkin beberapa bulan ke depan kami mulai kembali membahagiakan para korban bencana, salah satunya dengan mendistribusikan alat-alat olahraga," ujar Erick dikutip dari Kompas TV . Pernyataan "membahagiakan korban dengan alat olahraga" terdengar ironis di telinga publik. Bagaimana mungkin warga yang rumahnya terendam lumpur atau hancur diterjang longsor dapat memikirkan aktivitas olahraga? Fokus utama mereka saat ini adalah bertahan hidup dan membangun kembali puing-puing kehidupan yang tersisa. Meski Erick berdalih bahwa urusan logistik dasar sudah ditangani kementerian lain, inisiatif memberikan alat olahraga dinilai sebagai kebijakan yang kurang menyentuh substansi penderitaan rakyat. Publik menilai, jika Kemenpora ingin berkontribusi, alokasi anggaran bisa dialihkan untuk hal yang lebih krusial , seperti perbaikan fasilitas umum pemuda atau bantuan relawan fisik, ketimbang sekadar membagikan peralatan yang berpotensi tidak terpakai di tengah situasi bencana. Terlebih lagi, janji tersebut baru akan direalisasikan dalam beberapa bulan ke depan atau menggunakan anggaran tahun 2026. Hal ini memicu pertanyaan besar: Apakah korban bencana harus menunggu berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan bantuan yang bahkan bukan kebutuhan pokok mereka? Di saat warga Sumatra bertaruh nyawa melawan arus banjir, narasi bantuan alat olahraga ini seolah menunjukkan adanya jarak yang lebar antara kebijakan elit di Jakarta dengan realitas pahit di lapangan. Baca Juga:  Erick Thohir: Sesuai Arahan Presiden, Kami Tolak Kehadiran Tim Israel di Kejuaraan Dunia Senam (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK