faktakalbar

DIB Perkuat Layanan Kesehatan Klinik KIPP di Pulau Penebang Kayong Utara

Penulis: Redaksi Saturday, 02 May 2026 📖 2 menit
DIB Perkuat Layanan Kesehatan Klinik KIPP di Pulau Penebang Kayong Utara
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA - PT Dharma Inti Bersama (DIB) secara resmi memperkuat komitmennya dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan ribuan karyawan di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). Penguatan ini dilakukan melalui peningkatan fasilitas medis di Klinik KIPP yang berlokasi di Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada Jumat (1/5/2026). Baca Juga:  DPRD Kayong Utara Dukung Investasi PT DIB Harita Group, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal Langkah strategis tersebut diambil untuk memastikan kelancaran operasional pusat pengolahan bauksit yang berkelanjutan di wilayah proyek strategis nasional tersebut. Chief Medical Officer (CMO) Klinik KIPP, Rudi Setiawan, menyatakan bahwa fasilitas medis ini dirancang untuk menyediakan akses kesehatan yang setara bagi seluruh tenaga kerja. Menurutnya, pemenuhan standar layanan kesehatan Klinik KIPP sangat krusial mengingat beban kerja dan risiko di lingkungan industri pertambangan serta pengolahan mineral di wilayah kepulauan. "Saat ini, Klinik KIPP telah dilengkapi berbagai fasilitas layanan kesehatan, mulai dari poli umum, poli gigi, hingga ruang isolasi untuk penanganan penyakit menular," ujar Rudi Setiawan dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa ketersediaan poli gigi dan ruang isolasi menjadi salah satu prioritas untuk menangani keluhan kesehatan umum maupun darurat di lokasi industri secara cepat. Guna mendukung akurasi diagnosis dan efektivitas perawatan, Klinik KIPP kini mengoperasikan berbagai peralatan medis modern. Fasilitas tersebut mencakup monitor EKG untuk pemeriksaan jantung, oksigen konsentrator, ruang rawat inap yang memadai, serta peralatan khusus seperti audiometri dan spirometri. Selain itu, tersedia pula layanan auto-refractometer untuk pemeriksaan mata guna memastikan standar keselamatan kerja karyawan tetap terjaga. Klinik ini juga menyediakan layanan laboratorium darah yang lengkap serta pemeriksaan kesehatan atau Medical Check-Up (MCU) rutin bagi karyawan baru. Mengingat lokasi industri yang berada di wilayah terpencil, manajemen telah menyiapkan prosedur tanggap darurat yang sangat ketat. Dukungan logistik medis meliputi penyediaan ambulans darat dan ambulans laut yang selalu bersiaga untuk keperluan evakuasi medis (medical evacuation). Jalur evakuasi ini diarahkan menuju rumah sakit rujukan utama yang berada di Sukadana, Ketapang, maupun pusat medis di Pontianak. Hingga saat ini, layanan kesehatan Klinik KIPP telah menjalin kemitraan strategis dengan tujuh rumah sakit terkemuka untuk menjamin penanganan pasien yang memerlukan perawatan intensif. Baca Juga:  Kebersamaan Ramadan, PT Dharma Inti Bersama Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat Desa Pelapis Pada akhir April 2026, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara yang dipimpin oleh Maria Fransisca Antonelly Schoggers telah melakukan verifikasi lapangan. Penilaian ini bertujuan agar Klinik KIPP dapat segera meraih status sebagai Klinik Pratama sesuai dengan standar kementerian. Maria Fransisca menekankan bahwa verifikasi ini penting untuk memastikan standar mutu pelayanan yang aman dan profesional bagi pekerja. "Pelayanan kesehatan yang baik adalah fondasi produktivitas. Kami mendukung penuh peningkatan kualitas layanan demi pekerja yang sehat dan perusahaan yang kuat," kata Maria Fransisca. Selain fokus internal, Klinik KIPP menjalankan misi sosial melalui program "DIB CARE" dengan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Dusun Jaya, Desa Pelapis. Perusahaan juga memberlakukan skrining kesehatan ketat bagi setiap individu yang memasuki area KIPP sebagai bentuk kepatuhan terhadap protokol kesehatan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK