faktakalbar

Didampingi Deputi 3 BNPB, Gibran Tinjau Pembenahan Outlet Kolam Retensi Terboyo

Penulis: Redaksi Monday, 03 November 2025 📖 2 menit
Didampingi Deputi 3 BNPB, Gibran Tinjau Pembenahan Outlet Kolam Retensi Terboyo
Faktakalbar.id, SEMARANG - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, turun langsung meninjau penanganan banjir Semarang pada Minggu (2/11/2025). Didampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat (Deputi 3) BNPB , Mayjen TNI Budi Irawan, dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Wapres Gibran melihat langsung kondisi jalur pembuangan air (outlet) kolam retensi Terboyo. Baca Juga: BNPB Turun Tangan Urai Akar Masalah Banjir Semarang, Temukan Hambatan di Kolam Retensi Terboyo Lokasi yang berada di area pembangunan jalur tol laut Semarang ini ditinjau karena menjadi salah satu faktor kunci penyebab banjir di Kota Atlas, yang telah merendam Ibu Kota Jawa Tengah selama hampir dua pekan. Peninjauan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit itu dilakukan untuk memastikan pembenahan sektor hilir dan seluruh rangkaian upaya penanganan darurat berjalan maksimal. Pada kesempatan itu, Wapres Gibran mengapresiasi kerja kolaboratif seluruh komponen bangsa, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, yang telah bersinergi dengan baik. “Perlu sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, harapannya segera kita temukan solusi bersama,” kata Wapres. “Terima kasih atas kerja keras selama seminggu ini,” imbuhnya. Gibran optimis pembenahan yang sedang dilakukan ini nantinya akan membawa dampak yang nyata bagi masyarakat Kota Semarang. Ia juga menyebut bahwa tanggul tol laut yang sedang dalam tahap proses pembangunan itu nantinya akan membawa manfaat ganda sebagai penahan air laut agar tidak lagi meluap ke daratan. BNPB: Banjir Surut 65 CM, Kaligawe Bisa Dilintasi Sementara itu, Deputi 3 BNPB Mayjen TNI Budi Irawan melaporkan, proses penanganan banjir Semarang telah menunjukkan hasil yang lebih baik. Genangan banjir dilaporkan mulai terkuras hingga 65 sentimeter. Kabar baiknya, Jalan Raya Kaligawe yang sebelumnya lumpuh, kini mulai surut dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua. Budi Irawan menjelaskan, berbagai upaya terpadu telah direalisasikan, termasuk penambahan unit pompa portabel yang diawasi secara ketat. Baca Juga: Banjir Semarang Lambat Surut, BNPB Bentuk Satgas Pompanisasi Khusus Libatkan TNI-Polri Di sisi lain, pembenahan sektor hilir terus diupayakan dengan memperlebar jalur keluar air dari kolam retensi Terboyo menuju ke laut. Di udara, BNPB juga tengah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan sekaligus mitigasi bencana banjir. “Alhamdulillah semua rencana yang kemarin kini telah terealisasi. Pompa ditambah, dijaga dan diawasi. Sementara di sektor hilir terus dibenahi. Kita juga telah melakukan OMC. Ada dua pesawat yang kita kerahkan,” ungkap Budi. Mantan Kasdam IV Diponegoro itu optimis banjir Semarang akan teratasi dalam kurun waktu kurang dari tujuh hari ke depan, sehingga kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK