Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Anjongan Mempawah Nekat Gantung Diri
Faktakalbar.id, MEMPAWAH –
Warga Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten
Mempawah
, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial AR (30) yang tewas di dalam kamarnya, Senin (19/1) sore.
Pria tersebut nekat gantung diri diduga karena mengalami depresi berat usai permasalahan rumah tangga yang menderanya.
Baca Juga:
Polisi Evakuasi Korban Gantung Diri di Tanjung Hilir
Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David, melalui Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, membenarkan peristiwa tragis tersebut.
Kasus ini pertama kali diketahui oleh orang tua korban, Ardiansyah, yang merasa curiga karena korban tidak keluar kamar.
Kronologi Penemuan Jasad
Kecurigaan bermula saat orang tua korban mencoba memanggil korban namun tidak mendapat jawaban. Upaya komunikasi yang dilakukan pihak keluarga menemui jalan buntu.
“Awalnya, bapak korban menyuruh istrinya untuk mengetuk pintu kamar korban. Namun, tidak ada respon dari korban yang berada di dalam kamar tersebut,” kata Iptu Andrianto menjelaskan kronologi awal.
Karena tidak ada respon, orang tua korban semakin cemas dan khawatir telah terjadi sesuatu yang buruk terhadap anaknya. Akhirnya, orang tua korban berinisiatif untuk mendobrak pintu kamar yang terkunci tersebut.
“Ketika pintu kamar berhasil dibuka, saksi melihat korban sudah dalam posisi gantung diri. Saat itu, korban sudah tidak bernyawa lagi,” ungkap Kapolsek.
Melihat kondisi tersebut, orang tua korban segera meminta bantuan tetangga dan melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat. Laporan kemudian diteruskan warga kepada pihak kepolisian.
Hasil Pemeriksaan dan Motif
Setibanya di lokasi, polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan fisik terhadap jenazah korban.
Baca Juga:
“Saya Takut dan Tertekan”, Isi Surat Pilu Mahasiswi Unima Korban Pelecehan Dosen Sebelum Tewas Gantung Diri
Berdasarkan hasil visum luar, polisi memastikan tidak ada unsur tindak pidana penganiayaan dalam kejadian ini.
“Dari hasil pemeriksaan luar terhadap korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Terdapat lebam bekas tali di area leher dan ada cairan dari alat kelamin korban,” tutur Iptu Andrianto.
Terkait motif yang memicu korban nekat gantung diri, pihak kepolisian menduga kuat hal tersebut dilatarbelakangi oleh frustasi akibat masalah pribadi. Korban diketahui tengah menghadapi persoalan rumah tangga yang pelik.
“Sudah 5 bulan, istri dan anak korban minggat dari rumah. Kuat dugaan, korban ini mengalami depresi akibat masalah rumah tangganya. Hingga akhirnya, korban nekat gantung diri,” pungkas Kapolsek Anjongan.
(Natash)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.