faktakalbar

Digarap Sutradara Edwin, Album Menari dengan Bayangan Hindia Diangkat Jadi Film

Penulis: Redaksi Saturday, 04 April 2026 📖 2 menit
Digarap Sutradara Edwin, Album Menari dengan Bayangan Hindia Diangkat Jadi Film
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Musisi Baskara Putra, yang dikenal luas dengan nama panggung Hindia , mengumumkan adaptasi album debut studionya menjadi karya layar lebar melalui proyek film Menari dengan Bayangan . Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Baskara, yang juga akan bertindak sebagai produser eksekutif. "Perjalanan baru bagi 'Menari dengan Bayangan' yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films," kata Baskara seperti dilansir Antara. Album "Menari dengan Bayangan" pertama kali dirilis ke publik pada tahun 2019. Album tersebut sukses mendulang popularitas tinggi di industri musik Tanah Air dan mencetak sejumlah lagu hit populer, salah satunya adalah trek berjudul "Rumah ke Rumah". Baca Juga:  Lionsgate Rilis Trailer Film The Furious, Tampilkan Aksi Joe Taslim dan Yayan Ruhian   Proyek film Menari dengan Bayangan ini akan dieksekusi langsung oleh sutradara pemenang Piala Citra, Edwin, di bawah naungan rumah produksi Palari Films. Edwin sebelumnya dikenal luas saat menyutradarai film "Posesif" pada 2017 yang dibintangi oleh Adipati Dolken dan Putri Marino. Ia juga merupakan tokoh penting karena turut mendirikan Palari Films bersama jajaran produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Sebagai sutradara yang pernah meraih Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2017 untuk kategori Sutradara Terbaik, Edwin memiliki proyeksi matang. Ia menargetkan Palari Films mampu melahirkan 10 karya berkualitas selama 10 tahun, baik dalam format film layar lebar, serial, maupun antologi film pendek. Karya-karya tersebut diharapkan selalu mendapat tempat di hati penonton Indonesia, ajang penghargaan FFI, hingga pasar internasional. Kualitas produksi Palari Films telah dibuktikan lewat film "Aruna dan Lidahnya" (2018). Film arahan Edwin ini sukses memenangi Piala Citra FFI 2018 untuk kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik (Titien Wattimena) dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Nicholas Saputra). Karya tersebut bahkan ditayangkan secara khusus di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2019 dalam program Culinary Cinema. Baca Juga:  Menggugah Emosi dan Adrenalin, Ini 5 Film Tentang Peperangan Terbaik yang Wajib Ditonton Prestasi tingkat dunia Palari Films semakin kokoh melalui karya ketiga mereka, "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas" (2021). Film itu berhasil menyabet penghargaan utama "Golden Leopard" di Locarno, Swiss, salah satu festival film tertua di dunia, sebelum akhirnya berkeliling ke Toronto International Film Festival (TIFF) dan Busan International Film Festival (BIFF). Melihat rekam jejak tersebut, Baskara Putra optimis proyek adaptasinya akan digarap secara maksimal. "Bagi saya, Palari Films adalah salah satu rumah produksi yang mampu menciptakan karya-karya yang selalu inovatif, relevan, dan membicarakan apa yang tengah terjadi di masyarakat, merasa terhormat menjadi bagian dalam perjalanan tonggak penting satu dekade Palari Films,” kata Baskara. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK