faktakalbar

Disdikbud Pontianak Masukkan Batang Burok ke Kurikulum Sekolah

Penulis: Redaksi Wednesday, 28 January 2026 📖 1 menit
Disdikbud Pontianak Masukkan Batang Burok ke Kurikulum Sekolah
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak merespons cepat penetapan status Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Pihak dinas akan memasukkan materi Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar ke dalam kurikulum sekolah sebagai langkah konkret pelestarian budaya. Rencana ini muncul setelah Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi mengakui kedua tradisi tersebut sebagai warisan budaya nasional. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyerahkan sertifikat penetapan tersebut pada peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Rabu (28/1/2026). Kepala Disdikbud Kota Pontianak, Sri Sujiarti, menegaskan komitmennya untuk membawa warisan leluhur ini ke dalam ruang kelas. Ia menjelaskan bahwa pengenalan sejak dini merupakan strategi paling efektif untuk menjaga keberlangsungan budaya daerah. Baca Juga:  Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar Resmi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda “Kami akan terus mendorong agar warisan budaya ini dikenalkan sejak dini kepada anak-anak, baik melalui muatan lokal di sekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler dan pertunjukan seni budaya,” kata Sri Sujiarti. Sri menambahkan, pihak sekolah akan mengajarkan siswa tidak hanya mengenai sejarah, tetapi juga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Ia berharap metode ini membuat generasi muda merasa memiliki dan bangga terhadap identitas budayanya sendiri. “Budaya bukan hanya untuk dilestarikan, tetapi juga perlu dikembangkan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai aslinya,” lanjut Sri. Tanggung Jawab Bersama Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, mendukung penuh inisiatif pendidikan ini. Ia menilai bahwa sertifikat Warisan Budaya Takbenda membawa mandat besar bagi pemerintah dan masyarakat untuk bekerja sama menjaga tradisi tersebut. Baca Juga:  Punya Gigi Mungil Unik, Spesies Baru Kantong Semar “Taring Kecil” Ditemukan di Kalbar “Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama bagi Pemerintah Kota Pontianak dan seluruh masyarakat untuk terus melestarikan Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang,” ujar Amirullah. Pemerintah Kota Pontianak berharap integrasi kurikulum ini dapat mencetak generasi penerus yang berkarakter dan paham akan akar budayanya, di tengah arus globalisasi yang semakin deras. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK