Diversifikasi Ekonomi Nelayan, Warga Desa Pelapis Berhasil Panen Perdana Lele di Pinggir Pantai
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA
– Masyarakat nelayan di Desa Pelapis,
Kepulauan Karimata
, Kabupaten Kayong Utara, kini mulai melirik potensi baru di luar sektor kelautan. Warga setempat melaksanakan panen perdana budidaya ikan lele yang dikelola di kolam-kolam terpal tepat di pinggir pantai, Sabtu pagi (10/1/2026).
Program budidaya ini merupakan bagian dari inisiatif
Corporate Social Responsibility
(CSR) Bidang Peningkatan Ekonomi yang digagas oleh masyarakat bersama PT Dharma Inti Bersama
(DIB)
, pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang
(KIPP)
.
Suaka
, salah satu warga Desa Pelapis, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas keberhasilan program ini. Baginya, melihat ikan-ikan lele tersebut tumbuh subur di kolam terpal samping rumahnya memberikan harapan baru di tengah kondisi cuaca laut yang kian sulit diprediksi.
"Waktu paling menyenangkan itu saat memberi umpan. Senang saja melihat ikan-ikan itu berebut," ujar Suaka.
Ia mengakui bahwa awalnya kebiasaan ini terasa asing bagi dirinya yang seumur hidup terbiasa bekerja dengan ombak dan jaring di laut.
Baca Juga:
Proliga Bola Voli 2026 Resmi Dibuka di Pontianak, Dihadiri Pejabat Nasional dan Internasional
Dalam panen perdana ini, sebanyak empat kolam terpal yang tersebar di tiga dusun berhasil memproduksi sekitar
700 kilogram
ikan lele. Meski angka tersebut terlihat sederhana dibandingkan peternak besar, bagi masyarakat pesisir Pelapis, hasil ini adalah bukti nyata keberhasilan
diversifikasi
penghidupan.
Perjalanan selama dua bulan masa pemeliharaan diakui Suaka tidak selalu mulus. Berbagai kendala seperti perubahan kualitas air hingga risiko penyakit ikan sempat menjadi kekhawatiran warga. Namun, berkat pendampingan rutin dari tenaga lapangan
PT DIB
, masalah-masalah tersebut dapat teratasi.
"Kualitas air dipantau, pakan diatur agar tidak berlebihan, dan masalah diatasi satu per satu. Alhamdulillah, di kolam yang kami kelola ini ikan yang sakit cuma satu dua saja," tambahnya.
Melalui keberhasilan program ini, masyarakat berharap budidaya ikan air tawar di lingkungan
RT 3
ini dapat menjadi percontohan bagi dusun-dusun lainnya di Desa Pelapis.
[caption id="attachment_67177" align="aligncenter" width="799"]
Masyarakat Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara, merayakan panen perdana ikan lele di awal Januari 2026. (Dok. HO/Faktakalbar.id)[/caption]
Baca Juga:
Pengelolaan TWA Baning Sintang Mulai Dibahas BKSDA
Kehadiran lele di kolam terpal bukan sekadar soal pemenuhan kebutuhan pangan dan ekonomi, melainkan simbol harapan bahwa nelayan tidak lagi harus menggantungkan hidup sepenuhnya pada hasil laut yang kian menantang.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada perusahaan atas masukan dan program-program untuk masyarakat Pelapis. Mudah-mudahan ini jadi tolok ukur bagi kawan-kawan di dusun lainnya," tutup Suaka.
(*Red)
Tag:
#Panen Lele Desa Pelapis
#Nelayan Kepulauan Karimata
#CSR PT Dharma Inti Bersama
#Budidaya Kolam Terpal
#Ekonomi Pesisir Kayong Utara
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.