Dapur Rumahan 'Disulap' Berstandar Pabrik, DKP Kalbar Gembleng UMKM Ikan Terapkan GMP
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Persaingan pasar yang kian ketat menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak sekadar memproduksi barang yang enak, tetapi juga aman dan higienis.
Menjawab tantangan tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (
DKP
) Provinsi Kalimantan Barat menerjunkan tim Pembina Mutu untuk melakukan "bedah standar" pada tiga UMKM pengolahan ikan di
Kota Pontianak
, Senin (11/11/25).
Baca Juga:
DKP Kalbar Latih Pokmaswas Kepulauan Karimata Keterampilan Selam untuk Jaga Laut
Langkah jemput bola ini bukan sekadar kunjungan biasa. Tim DKP membawa misi khusus untuk memastikan proses produksi di dapur-dapur UMKM tersebut naik kelas dengan menerapkan standar industri modern.
Fokus utamanya adalah penerapan
Good Manufacturing Practices
(GMP) dan
Standard Sanitation Operating Procedure
(SSOP).
Dalam pembinaan tersebut, para pelaku usaha diberikan pemahaman mendalam bahwa kebersihan bukan sekadar menyapu lantai, melainkan sistem yang terintegrasi.
Penerapan GMP dan SSOP bertujuan menjamin agar setiap kemasan produk olahan ikan yang keluar dari tempat produksi telah memenuhi syarat higienitas, efisiensi, dan keamanan pangan yang ketat.
"Kegiatan ini menekankan penerapan GMP, SSOP serta Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan untuk memastikan proses produksi berjalan higienis, efisien, dan sesuai standar,"
jelas pihak DKP Kalbar di sela kegiatan.
Baca Juga:
DKP Kalbar Petakan Kebutuhan Bahan Baku Perikanan di Kepulauan Karimata
Pendampingan intensif ini diharapkan menjadi katalisator bagi produk perikanan lokal.
Dengan mengantongi standar mutu yang baik, produk olahan ikan dari Pontianak tidak hanya jago kandang, tetapi memiliki daya saing tinggi untuk menembus pasar ritel modern hingga luar daerah.
Kepercayaan konsumen terhadap produk lokal pun diharapkan meningkat seiring dengan jaminan keamanan pangan yang diberikan.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.