faktakalbar

DPRD Kayong Utara Dukung Investasi PT DIB Harita Group, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Penulis: Redaksi Friday, 24 April 2026 📖 2 menit
DPRD Kayong Utara Dukung Investasi PT DIB Harita Group, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Kayong Utara menyatakan dukungan penuh terhadap proyek investasi PT DIB di Kayong Utara. Dukungan terhadap PT Dharma Inti Bersama (DIB) yang merupakan bagian dari Harita Group ini menguat usai proyek Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) dinilai sukses menyerap hingga 1.800 tenaga kerja lokal dan memutar roda ekonomi warga setempat. Baca Juga:  Gubernur Ria Norsan Apresiasi Kepedulian Sosial PT Dharma Inti Bersama Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah pada Selasa (23/4/2026). Proyek KIPP yang berlokasi di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata ini dirancang sebagai pusat pengolahan dan pemurnian bijih bauksit menjadi alumina dan aluminium yang terintegrasi serta berkelanjutan. Ketua Pansus LKPJ DPRD Kayong Utara, Ishak, menyampaikan bahwa kehadiran investasi PT DIB di Kayong Utara telah menunjukkan progres yang sangat positif, khususnya pada sektor ketenagakerjaan daerah. “DPRD berterima kasih kepada PT DIB karena sudah mempekerjakan tenaga kerja lokal. Namun kami juga mendorong agar kompetensi mereka terus ditingkatkan, baik hard skill maupun soft skill, sehingga bisa naik ke level yang lebih tinggi,” ujar Ishak. Ishak menyadari bahwa keberadaan tenaga kerja asing saat ini masih dibutuhkan untuk mengisi sejumlah posisi teknis tertentu. Namun, ia menekankan agar ke depannya segera terjadi proses transfer ilmu pengetahuan sehingga kapasitas pekerja lokal semakin meningkat dan mampu memegang posisi strategis. Dukungan senada juga diutarakan oleh Anggota DPRD Kayong Utara, Abdul Rani. Ia mengapresiasi kontribusi riil perusahaan yang sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, meskipun proyek KIPP tersebut sejatinya belum memasuki tahapan produksi. “Belum produksi tapi sudah memberikan kontribusi berupa lapangan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat kepulauan,” kata Abdul Rani. Pihak legislatif optimistis bahwa percepatan pembangunan dan kelancaran operasional KIPP ke depan akan berbanding lurus dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kayong Utara. Sementara itu, perwakilan manajemen PT DIB menegaskan bahwa proyek pembangunan ini memang ditargetkan untuk menciptakan efek berganda ( multiplier effect ) di berbagai sektor. Baca Juga:  Gandeng IPB, PT DIB Latih 64 Ibu-Ibu Desa Pelapis Olah Ikan Jadi Bakso dan Nugget Bernilai Ekonomis Aktivitas pembangunan pabrik tidak hanya memacu perputaran ekonomi warga, tetapi juga membuka banyak peluang usaha baru serta mendongkrak permintaan bahan baku dari desa-desa penyangga di sekitar kawasan, seperti Desa Pelapis. Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap masyarakat kepulauan, PT DIB juga rutin menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk pemenuhan kebutuhan pokok warga, dukungan energi kelistrikan, hingga percepatan pemenuhan infrastruktur dasar di sekitar kawasan industri. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK