faktakalbar

DPRD Pati Tolak Pemakzulan Bupati Sudewo, Hanya Fraksi PDIP yang Mendukung

Penulis: Redaksi Monday, 03 November 2025 📖 1 menit
DPRD Pati Tolak Pemakzulan Bupati Sudewo, Hanya Fraksi PDIP yang Mendukung
Faktakalbar.id, NASIONAL - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Jumat (31/10/2025) memutuskan untuk tidak memakzulkan Bupati Pati Sudewo. Mayoritas fraksi memilih untuk memberikan rekomendasi perbaikan kinerja kepada bupati. Dari total tujuh fraksi yang hadir, hanya Fraksi PDIP yang mendukung pemakzulan. Sementara enam fraksi lainnya, yakni Gerindra, PPP, PKB, Demokrat, PKS, dan Golkar, menolak usulan pemakzulan tersebut. Baca Juga:  Air Sungai Payak Tercemar Parah Diduga Limbah PETI, Warga Sintang Tak Bisa Mandi Hasil voting menunjukkan 36 anggota dewan menolak pemakzulan, dari total 49 anggota yang hadir. "Dari tujuh fraksi yang ada, hanya PDIP yang menghendaki pemakzulan. Enam fraksi lainnya meminta Bupati diberi rekomendasi perbaikan kinerja," kata Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin. Ali Badrudin menegaskan bahwa keputusan ini bersifat final dan prosesnya selesai di tingkat DPRD. "Kalau dibawa ke MA justru salah, karena yang menghendaki pemakzulan kalah dalam voting," ujarnya. Bupati Sudewo, yang hadir secara virtual, dilaporkan telah menyatakan akan memperbaiki kinerjanya. Usulan pemakzulan ini sebelumnya bergulir setelah Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati menilai beberapa kebijakan Bupati Sudewo melanggar aturan. Kebijakan yang dipersoalkan antara lain kenaikan tarif PBB-P2, dugaan nepotisme dalam pengangkatan Direktur dan Dewan Pengawas RSUD, serta penunjukan Ketua Baznas. Meski demikian, mayoritas fraksi menilai pelanggaran tersebut tidak cukup kuat untuk menjadi dasar pemakzulan dan hanya merekomendasikan perbaikan tata kelola pemerintahan. Baca Juga:  Data Mengejutkan Bareskrim: 1.517 Titik PETI Tersebar, Mayoritas ‘Dibekingi Oknum’ (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK