faktakalbar

Strategi 'Tulang Punggung' PAD: DPRD Soroti Potensi Galian C yang Terlupakan

Penulis: Redaksi Sunday, 16 November 2025 📖 1 menit
Strategi 'Tulang Punggung' PAD: DPRD Soroti Potensi Galian C yang Terlupakan
Faktakalbar.id, MEMPAWAH - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah , Riduan M Yusuf, menyatakan sektor galian C berpeluang besar memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, ia menilai potensi tersebut selama ini sering luput dari perhatian dan belum digarap secara maksimal, Sabtu (15/11/25). “Selama ini, galian C sering luput dari perhatian. Padahal, jika dikelola dengan regulasi yang jelas, bisa menjadi salah satu tulang punggung PAD Mempawah,” ujarnya. Menurut Riduan, Pemkab seharusnya tidak hanya bergantung pada transfer dana pusat, mengingat efisiensi anggaran nasional terus berlangsung. Baca Juga:   Geger di Jongkat: Korban Pembacokan Ditemukan Tewas di Tepi Jalan Depan SDN 11 Ia mendorong agar sektor lokal yang berpotensi seperti galian C, pajak makanan dan minuman, hingga jasa perdagangan dioptimalkan. Riduan, yang juga Ketua DPD PAN Mempawah ini, mengatakan regulasi yang berpihak kepada pelaku usaha menjadi kunci dalam mengembangkan sektor galian C, tanpa mengabaikan kontribusinya terhadap kas daerah. “Pelaku usaha perlu diberi kepastian hukum dan kemudahan, tapi pemerintah juga harus tegas dalam penertiban dan pengawasan agar PAD bisa maksimal,” katanya. Riduan menegaskan DPRD akan mendorong transparansi dan efisiensi agar setiap rupiah benar-benar memberi manfaat. “Prinsipnya, semua alokasi anggaran harus berpihak pada masyarakat,” ungkapnya. Baca Juga:   Prakiraan Cuaca Kalbar Hari Ini: Hujan Guyur Siang Hingga Dini Hari, Mempawah Paling Lebat Dia mengapresiasi Pemkab Mempawah yang menjalankan ketentuan mandatory spending seperti untuk pendidikan dan infrastruktur. Namun, ia menilai inovasi dalam peningkatan PAD tetap harus menjadi fokus utama agar pembangunan dapat terus berkelanjutan. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK