DPRD Ungkapkan Tiga Tantangan PDAM Pontianak: Kebocoran, Kualitas Air, dan Pencurian
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Tantangan PDAM Tirta Khatulistiwa dalam menyediakan air bersih yang konsisten dan merata menjadi sorotan utama DPRD Kota Pontianak. Anggota DPRD, Mansyur, meminta direktur utama
PDAM
yang baru terpilih untuk segera memprioritaskan penyelesaian tiga masalah krusial.
Masalah utama yang disorot
Mansyur
meliputi kebocoran pipa, pencurian air, hingga kualitas warna air yang masih belum konsisten.
"Dirut PDAM Pontianak sudah terpilih. Saya berharap kepada dirut baru, untuk memberikan kinerja terbaik dalam percepatan pelayanan air bersih di Kota Pontianak," ujar Mansyur.
Mansyur menegaskan, tiga persoalan ini ke depan sudah harus diminimalisir. Terlebih, Pemkot Pontianak telah menyalurkan alokasi anggaran untuk perbaikan pipa-pipa yang bocor dengan titik perbaikan di jalur Perdana dan Sungai Jawi.
Baca Juga:
Kasus Tipu Gelap PDAM Kubu Raya Diduga Sarat Muatan Politis Jaga Basis Suara Muda Mahendrawan
Legislatif juga menyoroti temuan kasus pencurian air bersih yang angkanya cukup besar. Jika kasus ini bisa ditekan, laba PDAM yang saat ini mencapai
Rp26 miliar
akan meningkat.
Selain itu, masalah kualitas warna air yang cenderung kuning, bahkan menyerupai warna kopi susu saat musim kemarau, harus menjadi fokus PDAM.
(*Red)
Tag:
#dprd pontianak
#laba pdam
#tantangan pdam tirta khatulistiwa
#perbaikan layanan air bersih
#pencurian air pdam
#kualitas air bersih
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.