faktakalbar

Dramatis! Bermain dengan 10 Pemain, Persela Lamongan Kunci Kemenangan 2-1 atas Persiku Kudus

Penulis: Redaksi Wednesday, 01 October 2025 📖 1 menit
Dramatis! Bermain dengan 10 Pemain, Persela Lamongan Kunci Kemenangan 2-1 atas Persiku Kudus
Faktakalbar.id, OLAHRAGA - Persela Lamongan meraih kemenangan dramatis saat menjamu Persiku Kudus dalam laga lanjutan Liga Pegadaian Championship musim 2025-2026 . Bertanding di Stadion Surajaya Lamongan , Senin (29/9/2025), tim tuan rumah sukses mendulang poin penuh dengan skor akhir 2-1 . Kemenangan Persela ini terasa lebih istimewa karena mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-20 . Wasit terpaksa mengusir Hendro Siswanto setelah dianggap melanggar pemain Persiku Kudus di area pertahanan Persela. Bermain dengan kekurangan jumlah pemain, Persiku Kudus justru terus menekan jantung pertahanan Persela dan kerap menciptakan peluang. Namun, Persela-lah yang berhasil memecah kebuntuan lebih dahulu melalui M Adam Malik pada menit ke-78 . Gol ini tercipta setelah Adam Malik menerima umpan lambung dan sukses menyarangkan bola ke gawang yang dijaga Eko Saputro . Tertinggal satu gol, Persiku Kudus sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol yang dicetak oleh Muhammad Khoirul Anam  pada menit ke-90 . Baca Juga:   Hasil Lengkap Piala Dunia U20: Murid Messi Cetak Hattrick, AS Bantai Kaledonia Baru 9-1 Di akhir laga, Persela Lamongan mendapatkan hadiah penalti setelah pemain belakang Persiku Kudus melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Jonathan Ezequiel Bustos yang dipercaya menjadi eksekutor sukses melesatkan gol, mengubah skor menjadi 2-1  untuk keunggulan tuan rumah. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tidak berubah, memastikan kemenangan dramatis bagi Persela Lamongan. Menanggapi hasil tersebut, pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso , mengaku senang karena timnya mampu memenangkan pertandingan meskipun hanya bermain dengan 10 pemain . Aji menegaskan bahwa kemenangan ini tidak ada kaitannya dengan tuntutan pihak manajemen, meskipun tim sebelumnya sempat melalui dua laga tanpa kemenangan. "Jadi tidak ada tekanan karena manajemen juga melihat pertandingan ini masih cukup lama. Dan tanpa kehadiran penonton juga saya pikir tidak bisa memberikan tekanan pada lawan. Tapi saya saat jadi pelatih di klub lain sudah terbiasa bermain tanpa adanya suporter," tutupnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK