faktakalbar

Dua Tahun Tak Pulang, Pemudik Asal Nanga Pinoh Ini Bahagia Bisa Bertemu Cucu Lewat Mudik Gratis

Penulis: Redaksi Thursday, 19 March 2026 📖 1 menit
Dua Tahun Tak Pulang, Pemudik Asal Nanga Pinoh Ini Bahagia Bisa Bertemu Cucu Lewat Mudik Gratis
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kebahagiaan mendalam terpancar dari wajah para pemudik yang mengikuti program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026. Salah satunya adalah Nurjana, seorang ibu yang akhirnya bisa melepas rindu setelah dua tahun tertahan di perantauan dan tidak pulang ke kampung halamannya di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi . Bertempat di titik kumpul halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Rabu (18/3/2026), Nurjana tampak sumringah menanti keberangkatan bus yang akan membawanya menempuh perjalanan jauh demi bertemu keluarga tercinta. "Saya udah dua tahun ga pulang kampung, ada anak di sana," ungkap Nurjana dengan senyum yang terus melekat di wajahnya. Baca Juga:  Pastikan Keamanan Pemudik, Basarnas Pantau Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H di Pontianak Perjalanan dari Kota Pontianak menuju Nanga Pinoh memang dikenal memakan waktu yang cukup lama. Nurjana memperkirakan dirinya baru akan tiba di tujuan pada sore hari setelah menempuh perjalanan sejak pagi. "Sampai sore biasanya," sambungnya singkat mengenai estimasi waktu perjalanannya di jalan lintas Melawi. Bagi Nurjana, program mudik gratis ini bukan sekadar fasilitas transportasi cuma-cuma dari pemerintah, melainkan jembatan untuk kembali merajut kasih sayang bersama anak dan cucu di momen Idulfitri 1447 Hijriah. Rasa lelah akibat perjalanan panjang seolah sirna tertutup rasa tidak sabar untuk segera sampai ke tujuan. "Senanglah mau ketemu cucu," pungkasnya sesaat sebelum menaiki armada bus yang telah disiapkan. Baca Juga:  Tim Gegana Brimob Lakukan Sterilisasi Bus Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di Pontianak (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK