faktakalbar

Dubes Tiongkok Terkesan Kemajuan Pontianak, Buka Peluang Kerja Sama Infrastruktur

Penulis: Redaksi Friday, 06 March 2026 📖 2 menit
Dubes Tiongkok Terkesan Kemajuan Pontianak, Buka Peluang Kerja Sama Infrastruktur
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia , Wang Lutong, mengaku terkesan dengan perkembangan dan penataan Kota Pontianak saat melakukan kunjungan serta audiensi dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang VIP Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (5/3/2026). Kunjungan diplomatik ini sekaligus membuka peluang kerja sama strategis antara Tiongkok dan Pemerintah Kota Pontianak. Baca Juga:   Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Tunjukkan Aksi di Laga Sepak Bola APEKSI 2025 Wang Lutong menyatakan kesiapan negaranya untuk mendukung pembangunan infrastruktur kota, termasuk rencana pembangunan Jembatan Garuda guna mengurai kemacetan, serta proyek pengolahan sampah menjadi energi (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah/PLTSa). “Indonesia secara nasional sudah mengajukan proyek PLTSa dan ada beberapa yang sudah disetujui. Kami memiliki teknologi yang cukup canggih untuk itu,” katanya. Wang Lutong menjelaskan bahwa Tiongkok memiliki teknologi maju dalam sektor tersebut. Beberapa perusahaan milik negara Tiongkok bahkan telah menanamkan investasinya pada proyek PLTSa di Indonesia. Mengenai kunjungannya ke Kota Khatulistiwa, Wang menyebut Pontianak memiliki daya tarik kuat sebagai pusat perdagangan dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat. Rangkaian lawatan ini ia lakukan setelah menghadiri perayaan Imlek Nasional di Jakarta dan Festival Cap Go Meh di Singkawang. “Kami baru pertama kali datang ke Pontianak, tapi kami melihat infrastruktur dan penataan kotanya sangat baik,” ujarnya. Lebih lanjut, Wang Lutong menilai hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok berjalan sangat baik. Kerja sama investasi di Kalimantan Barat terus berkembang, termasuk pada sektor industri pertambangan dan hilirisasi bauksit yang menjadi agenda nasional. Ia juga menyoroti kuatnya interaksi budaya kedua negara, yang terlihat dari tingginya minat masyarakat mempelajari bahasa Mandarin untuk mendukung pengembangan ekonomi internasional. Baca Juga:   Edi Kamtono Teken Buku Tarawih Siswa Merespons tawaran tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik peluang kerja sama dengan Tiongkok. Ia menekankan bahwa Pontianak memiliki kedekatan historis yang panjang dengan kebudayaan Tionghoa. “Banyak warga Tionghoa di Pontianak yang memiliki sejarah panjang dengan Tiongkok. Mereka telah menjadi warga negara Indonesia dan ikut mewarnai keberagaman di Pontianak,” ungkapnya. Edi menjelaskan, akulturasi budaya di Pontianak telah mengakar kuat dan mewujud dalam berbagai bentuk, mulai dari tradisi, kekayaan kuliner, hingga lestarinya kelenteng-kelenteng tua. “Di Kalimantan Barat sendiri dikenal istilah Tidayu yang merupakan akronim Tionghoa, Dayak, dan Melayu sebagai simbol persatuan dan keberagaman masyarakat,” pungkasnya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK